Partager:

JAKARTA - Pelatih Jose Mourinho membuka peluang Benfica untuk mendapatkan tiket playoff Liga Champions setelah mengalahkan Napoli 2-0 dalam laga di Estadio da Luz, Kamis, 11 Desember 2025 dini hari WIB. Sebaliknya, kekalahan di kandang Benfica menjadikan Napoli waspada karena terancam gagal lolos ke babak knockout.

Benfica bangkit dan harapan untuk bertahan di Liga Champions mulai terbuka. Meski masih berada di luar zona playoff, namun Benfica tetap menjaga persaingan setelah memetik dua kemenangan berturut-turut.

Benfica memang mengawali kompetisi Eropa dengan hasil mengecewakan. Mereka menelan empat kekalahan berturut-turut di fase penyisihan yang mengakibatkan klub elite Portugal ini berkutat di papan bawah.

Namun Mourinho akhirnya memberi harapan bagi Benfica. Setelah mengalahkan Ajax Amsterdam 2-0, mereka melanjutkan tren positif dengan menggulung Napoli.

Kemenangan meyakinkan atas juara Serie A Italia itu menjadikan Benfica naik ke peringkat 25 atau satu strip di bawah zona playoff. Dengan mengantungi poin enam, Benfica hanya terpaut satu poin dengan Napoli yang berada di posisi 23.

Ini menjadikan Benfica tetap punya harapan untuk bersaing memperebutkan tiket playoff. Sementara, Napoli pantas waspada karena peluang mereka lolos leat jalur playoff mendapat ancaman. Apalagi, I Partenopei masih akan menghadapi Copenhagen dan di laga pamungkas, pelatih Antonio Conte akan melakukan reuni dengan Chelsea.

Kekalahan itu membuat Conte kecewa. Menurut dia tim asuhannya memang tidak dalam kondisi terbaik setelah melakoni pertandingan berat di Liga Italia pada Minggu, waktu setempat. Energi Scott McTominay dkk terkuras saat mengalahkan Juventus 2-1 di big match Serie A.    

“Persoalannya kami memang tidak dalam kondisi bugar saat memulai pertandingan. Bandingkan dengan Benfica yang bertanding pada Jumat [di liga Portugal]. Sementara, kami baru melakoni pertandingan pada Minggu. Kami juga harus melakoni pertandingan yang tidak mudah,” kata Conte seperti dikutip Sky Sport Italia.

“Di pertandingan-pertandingan sebelumnya, kami kehabisan energi tidak hanya fisik tetapi juga mental. Ini yang menjadikan kami mengalami kesulitan. Sebaliknya lawan bermain lebih agresif,” ucap dia lagi.

Sementara, Mourinho menilai Benfica pantas memenangkan pertandingan. Apalagi mereka mampu konsisten dengan menunjukkan penampilan bagus selama beberapa pertandingan terakhir.

“Tim bermain bagus selama 3-4 pekan terakhir. Penampilan tim juga memuaskan saat melawan Sporting dan saya berharap mereka bisa mempertahankannya di laga ini [melawan Napoli],” kata Mourinho.

“Saya tahu kami menghadapi Napoli yang merupakan tim yang fantastis dengan pelatih terbaik. Dengan skema tiga bek, mereka selalu menyulitkan lawan-lawannya. Tetapi kami bermain lebih baik dan pantas menang,” ucapnya.

Saat disinggung bahwa kondisi pemain Benfica lebih bugar ketimbang Napoli seperti dikatakan Conte, Mourinho menilai hanya sekadar mencari alasan.

“Mengatakan Benfica lebih bugar secara fisik, itu seperti mencari alasan saja,” kata eks pelatih Inter Milan dan AS Roma ini. 

Di laga itu, Napoli memang kesulitan menghadapi Benfica yang bermain lebih efisien dan efektif. Bahkan tuan rumah sudah langsung menciptakan dua peluang secara berturut-turut hanya dalam tempo 30 detik. Striker Franjo Ivanovic mengawali serangan Benfica dengan melepaskan tendangan keras ke gawang. Hanya sepakannya bisa digagalkan kiper Vanja Milinkovic-Savic. Selanjutnya, Fredrik Aursnes mendapat peluang untuk membuka kemenangan Benfica. Namun tendangannya masih melebar.

Setelah berkali-kali gagal, Benfica akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui Richard Rios di menit 20. Gol tercipta saat terjadi kemelut di depan gawang Napoli. Lalu, Rios yang muncul dari belakang menyambut bola yang gagal disapu pemain Napoli. Dengan sekali sontekan, dia menaklukkan kiper Milinkovic-Savic.

Skor 1-0 untuk Benfica. Setelah gol itu tidak ada lagi serangan membahayakan dari Benfica. Sementara, Napoli masih kesulitan menembus pertahanan tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Benfica mengambil inisiatif menyerang. Upaya mereka pun langsung memberi hasil saat laga baru berjalan empat menit. Kali ini, Rios yang memberi assist dan dituntaskan Leandro Barreiro untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Setelah tertinggal dua gol, Napoli mencoba bangkit dan meningkatkan tekanan. Hanya saja serangan mereka tak pernah memberi hasil. Peluang bagus diperoleh McTominay saat menyambut sepak pojok. Namun sundulan eks gelandang Manchester United ini masih melebar.

Selanjutnya tidak ada serangan Napoli yang mengancam pertahanan solid Benfica. Skor 2-0 untuk Benfica bertahan hingga laga usai.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)