JAKARTA - Presiden AS Donald Trump pada Jumat (15/5) mengatakan bahwa Washington dapat dengan cepat menghancurkan seluruh infrastruktur yang terdapat di Iran, sambil menegaskan bahwa ia tidak pernah meremehkan ketahanan Teheran dalam perang tersebut.
“Saya tidak meremehkan apa pun. Kami menghantam mereka dengan sangat keras,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox News setelah ia mengunjungi China.
“AS membiarkan jembatan mereka, kami membiarkan kapasitas listrik mereka. Kami bisa melumpuhkan semua itu dalam dua hari. Semuanya,” tambahnya seperti dilansir Antara.
Trump juga menggambarkan adanya kegagalan berulang dalam diplomasi dengan Iran, dengan mengatakan bahwa negosiasi menjadi tidak dapat diandalkan dan tidak dapat diprediksi.
“Mereka tadinya akan memberi kami semuanya, semua yang kami inginkan, dan setiap kali mereka membuat kesepakatan, keesokan harinya seolah-olah kami tidak pernah melakukan percakapan itu. Itu terjadi sekitar lima kali. Ada yang salah dengan mereka, sebenarnya mereka gila,” ucap dia.
Presiden AS itu turut menggambarkan kemungkinan solusi terhadap masalah ini adalah sebagai pilihan antara eskalasi dan pengekangan diri.
“Ini bisa berakhir dengan kekerasan atau tanpa kekerasan, dan saya jauh lebih memilih tanpa kekerasan,” ujar pemimpin AS tersebut.
Ketika ditanya mengenai pemilu sela di AS pada November mendatang, Trump mengatakan bahwa dirinya tidak akan membiarkan pemilu menentukan apa yang akan terjadi terkait Iran, sembari menegaskan kembali posisinya bahwa Iran tidak boleh memiliki program nuklir.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)