JAKARTA — Kanselir Jerman Friedrich Merz mengecam kemungkinan operasi militer oleh Amerika Serikat terhadap Kuba karena tidak ada dasar yang jelas untuk intervensi.
"Tidak ada alasan yang jelas untuk menginvasi Kuba. Terlepas dari berbagai masalah politik dalam negeri yang dihadapi negara-negara di bawah rezim komunis, Kuba tidak menimbulkan ancaman nyata bagi negara lain di luar wilayahnya," kataMerz dalam konferensi pers di Hanover dilansir ANTARA dari Sputnik/RIA Novosti, Selasa, 21 April.
Dia pun menegaskan perbedaan pandangan terkait sistem politik tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan intervensi militer terhadap suatu negara.
"Memiliki kemampuan dalam pertahanan tidak berarti berhak untuk melakukan intervensi militer terhadap negara lain hanya karena sistem politiknya berbeda," tegasnya.
VOIR éGALEMENT:
Meski demikian, Merzragu Amerika akan benar-benar akan mengambil langkah tersebut.
"Saya menilai saat ini Amerika Serikat juga tidak memiliki alasan untuk melancarkan operasi semacam itu,"ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Amerika SerikatDonald Trump menyatakan pihaknya mungkin akan melakukan intervensi militerterhadap Kuba setelah menyelesaikan isu dengan Iran.
Sementara itu, Pentagon menyatakan juga sedangmenyiapkan sejumlah langkah dan siap melaksanakan perintah presiden AS terkait kemungkinan operasi tersebut.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)