Gus Ipul: Sekolah Rakyat Tak Buka Pendaftaran, Siswa Dicari Langsung ke Lapangan
TABANAN — Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan Sekolah Rakyat tidak menggunakan pola penerimaan siswa seperti sekolah pada umumnya. Pemerintah justru mendatangi langsung calon siswa dari keluarga miskin dan rentan yang selama ini sulit mengakses pendidikan.
Hal itu disampaikan Gus Ipul saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6).
Menurut Gus Ipul, pemerintah tidak membuka pendaftaran umum. Calon siswa dijangkau langsung berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan hasil pemutakhiran di lapangan.
“Mereka dijangkau. Jadi tidak membuka pendaftaran Sekolah Rakyat, tetapi menjangkau mereka yang memenuhi kriteria,” kata Gus Ipul.
Ia menegaskan proses penerimaan siswa harus bebas dari praktik titipan maupun pungutan dalam bentuk apa pun.
“Tidak boleh ada suap, tidak boleh ada membayar, tidak boleh ada titipan dari siapa pun,” ujarnya.
Gus Ipul mengatakan pola tersebut diterapkan agar program benar-benar menyasar kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang selama ini sering luput dari layanan pendidikan formal.