Singkirkan Udinese, Juventus Lolos ke Perempat Final Coppa Italia

JAKARTA - Juventus meraih kemenangan 2-0 dan menyingkirkan Udinese di babak 16 besar Coppa Italia di Stadion Allianz, Rabu, 3 November 2025 dini hari WIB. Kemenangan yang membawa Juve lolos ke perempat final.

Juve kembali meraih kemenangan di bawah pelatih Luciano Spalletti. Kali ini, Juve memenuhi target di Coppa Italia dan berhasil lolos ke perempat final untuk menghadapi Atalanta atau Genoa.

Kemenangan tersebut menunjukkan tren positif Juve terjaga. Sebelumnya, Juve memetik kemenangan pertama setelah berganti pelatih saat menaklukkan Bodo/Glimt 3-2 di Liga Champions. Meski hanya mengalahkan tim papan bawah di kompetisi Eropa, kepercayaan diri pemain pun langsung terdongkrak.

Mereka melanjutkan tren itu dengan menaklukkan Cagliari 2-1 di Serie A Italia. Terakhir, Bianconeri memetik kemenangan meyakinkan atas Udinese.

Di laga itu, Spalletti terpaksa tidak bisa menurunkan skuad terbaik karena striker Dusan Vlahovic absen setelah mengalami cedera otot serius. Cedera itu mengakibatkan Vlahovic menepi selama tiga hingga empat bulan.

Selain itu, kiper Mattia Perin tidak tampil sehingga Michele Di Gregorio kembali berdiri di bawah mistar. Pemain lain. Yang juga absen di antaranya , Gleison Bremer, Daniele Rugani, Carlo Pinsoglio dan Arkadiusz Milik.

Meski demikian, Juve tetap mendominasi permainan. Dengan tampil menyerang, Juve mampu menciptakan lima sepak pojok selama 15 menit pertama.

Tak hanya itu, bintang muda Kenan Yildiz juga sempat mengancam gawang Udinese yang dikawal kiper Razvan Sava. Namun dua peluang dari pemain timnas Turki ini belum membuahkan hasil.

Setelah berkali-kali gagal, Juve akhirnya memecah kebuntuan di menit 23. Namun gol bunuh diri bek Matteo Palma yang membawa Juve unggul 1-0. Gol ini berawal dari aksi Weston McKennie yang melakukan penetrasi di sayap kanan.

Dia kemudian melepaskan umpan pendek menyilang yang langsung disambut dengan tendangan first time striker Jonathan David ke gawang Udinese.

Namun dalam tayangan ulang, bola mengenai Palma yang mencoba menghadang bola. Namun upaya dia justru membuat bola meluncur ke gawang sendiri. Wasit menyatakan gol bunuh diri.

Tertinggal satu gol, Udinese mencoba bangkit. Usaha Tim tamu sempat membuahkan hasil saat Kingsley Ehizibue melepaskan tendangan lambung yang gagal dijangkau kiper Di Gregorio. Hanya gol itu dianulir karena Ehizihue sudah lebih dulu offside.

Selanjutnya, giliran David yang membobol gawang Udinese. Lagi-lagi, gol itu dianulir karena dia dalam posisi offside. Skor 1-0 untuk Juve bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Juve tak menurunkan tempo permainan. Mereka tetap menunjukkan agresivitas menekan pertahanan Udinese. Namun La Vecchia Signora harus menunggu hingga menit 69 untuk menambah gol yang tercipta dari titik penalti.

Bek Palma yang sudah membuat gol bunuh diri kembali melakukan kesalahan. Kali ini dirinya menjatuhkan Juan Cabal di kotak terlarang. Wasit sempat meninjau insiden itu lewat VAR. Setelah mencermati tayangan ulang untuk waktu yang cukup lama, wasit akhirnya menunjuk titik putih.

Eksekusi penalti dituntaskan dengan baik oleh pemain pengganti Manuel Locatelli yang mengecoh Sava. Skor berubah 2-0 untuk Juve dan bertahan hingga laga usai.

“Kami bermain dengan baik. Kami melakukan segala upaya untuk memenangkan pertandingan. Kami mampu menguasai dan menciptakan banyak peluang bagus,” kata Spalletti menanggapi kemenangan Juve seperti dikutip Football Italia.

Spalletti menuturkan Juve tak memandang remeh lawan yang menduduki peringkat sembilan di klasemen Serie A Italia. Meski posisi Juve hanya dua strip di atas lawannya, namun Spalletti menyebut Udinese sebagai tim kecil.

“Singa yang sesungguhnya tetap akan bertarung dengan kekuatan penuh, bahkan meski menghadapi tikus sekalipun,” ujarnya lagi.