JAKARTA - Pemerintah berencana menerapkan kebijakan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dengan campuran etanol 10 persen (E10). Bahkan, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) ESDM Eniya Listiani Dewi mengungkapkan jika program mandatorynya akan berlaku tahun 2028.

Menyikapi hal di atas, Jaecoo Indonesia memastikan produknya telah siap menenggak bahan bakar minyak dengan campuran etanol 10 persen (E10).

“Kalau secara engine kita sudah bisa sampai E10, tapi itu kan development di China,” kata Head of Product Jaecoo Indonesia Ryan Ferdiean, saat ditemui di Jakarta, Senin, 3 November.

Ketika kebijakan itu sudah terealisasikan, Ryan menuturkan harus melakukan konfirmasi terlebih dahulu, karena butuh waktu untuk penyesuaian (bahan bakar dari Indonesia) dan akan melakukan observasi bahan bakar di di Indonesia seperti apa.

“Kita observasi bahan bakar di Indonesia seperti apa akan observasi apakah ada penyesuaian kita akan study,” tambahnya.

Seperti diketahui saat ini Jaecoo sendiri telah menghadirkan berbagai model mobil termasuk J7 dan J8 yang masih minum bensin, meski disematkan baterai atau PHEV. Untuk keduanya bisa menggunakan bahan bakar di Indonesia seperti contoh Pertamax Green.

Jaecoo J7 disematkan mesin 1.6 TGDI, sanggup memuntahkan tenaga hingga 183 hp dan torsi maksimal 275 Nm. Mesin berkarakteristik tangguh ini digabungkan bersama transmisi dual-clutch dari Gertrag, yang dikenal dalam merancang pergantian gigi untuk mobil performa teratas Eropa.

Sementara itu untuk J8 SHS menggabungkan dua motor listrik di bagian depan dan belakang, dipadukan dengan mesin turbo 1.5L dan transmisi hybrid 3-percepatan (3DHT). Kombinasi ini menghasilkan output sistem hingga 395 kW dan torsi 650 Nm yang memungkinkan akselerasi dari 0 - 100 km/jam hanya dalam 5,4 detik, dengan tetap menonjolkan efisiensi konsumsi energi.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)