JAKARTA – Ford Motor Company mengumumkan penarikan kembali sekitar 79.781 kendaraan di Amerika Serikat akibat dua masalah keselamatan yang teridentifikasi oleh Badan Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA).
Dalam laporan resminya, Senin, 3 November, Ford menarik sekitar 14.843 unit model F-150 Lightning karena potensi kegagalan pada lightbar belakang yang dapat berhenti berfungsi. Selain itu, sebanyak 64.938 unit Ford Flex juga masuk daftar penarikan karena panel interior di sekitar pintu depan berisiko terlepas.
Masalah pada lightbar F-150 Lightning berpotensi mengurangi visibilitas lampu belakang bagi pengemudi lain. Sementara panel pintu yang terlepas pada Ford Flex dapat memengaruhi kenyamanan atau bahkan keselamatan penumpang di dalam kabin.
Selain dua model tersebut, Ford juga menarik sekitar 34.481 unit transmisi otomatis 10R80 buatan ulang yang digunakan sebagai suku cadang layanan untuk beberapa model Ford dan Lincoln. Transmisi ini diketahui dapat mengalami masalah mekanis yang memengaruhi performa kendaraan.
SEE ALSO:
Penarikan ini menambah daftar panjang kampanye keselamatan Ford pada tahun ini. Sebelumnya, produsen asal Dearborn, Michigan, itu juga menarik lebih dari 400 ribu kendaraan karena masalah kaca depan, rangka kursi, serta deflektor atap moonroof yang berisiko terlepas saat kendaraan melaju.
Ford menegaskan bahwa seluruh pemilik kendaraan yang terdampak akan mendapatkan pemberitahuan resmi melalui surat. Perbaikan akan dilakukan tanpa biaya di jaringan dealer resmi. NHTSA mengimbau pemilik kendaraan untuk segera memeriksa nomor identifikasi kendaraan (VIN) mereka melalui situs resmi Ford guna memastikan apakah kendaraan mereka termasuk dalam daftar recall.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Ford dalam memperkuat pengawasan kualitas dan menjaga kepercayaan konsumen, terutama di tengah meningkatnya fokus terhadap keselamatan kendaraan listrik dan SUV modern.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)