"It's okay"

"It's okay"

"It's okay"

JAKARTAB – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, optimistis dengan peluang timnya untuk meraih kemenangan atas Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangoon, pada pertandingan pertama ASEAN Cup 2024, yang sebelumnya dikenal dengan Piala AFF. Meski Indonesia akan menurunkan skuad U-22, sedangkan Myanmar akan tampil dengan tim senior, Shin tetap percaya bahwa kemenangan bisa tercapai.

Shin Tae-yong menyampaikan keyakinannya saat memimpin latihan tim di Myanmar, sehari sebelum pertandingan, pada Senin malam. Dalam pernyataannya, Shin mengungkapkan, "Peluang menang pasti ada, kami percaya diri," kata STY, dikutip VOI dari Antara. Ia mengacu pada rekam jejak tim Garuda yang selalu berhasil meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir melawan tim yang dijuluki Singa Asia tersebut.

Meski Myanmar berada di peringkat 167 dunia, 42 peringkat lebih rendah dari Indonesia, Shin tetap mengakui kekuatan tim lawan yang lebih berpengalaman. Myanmar yang menurunkan skuad senior diunggulkan dalam laga ini, namun Shin menegaskan bahwa jika Indonesia bisa bermain dengan baik dan maksimal, kemenangan bukan hal yang mustahil.

"Jika kami bisa mempersiapkan organisasi tim dengan baik dan mempersiapkan segalanya dengan maksimal, kami pasti bisa tampil baik," tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Shin Tae-yong juga menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam pertandingan ini. Meski Myanmar mungkin lebih kuat dengan tim senior mereka, Garuda tetap memiliki peluang yang terbuka lebar jika bermain dengan strategi yang tepat.

Indonesia datang ke pertandingan ini setelah menjalani kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga zona Asia. Meskipun hanya menang satu kali, yaitu pada pertandingan terakhir melawan Arab Saudi, Indonesia kini menempati urutan ketiga dengan raihan enam poin dan memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia.

Adapun untuk ASEAN Championship bulan ini, Shin Tae-yong memanggil 24 pemain, sebagian besar belum berpengalaman. Faktanya, 16 pemain dalam tim tersebut belum pernah bermain di skuad senior dan masih di bawah 22 tahun, dan hanya empat nama yang telah tampil lebih dari 10 kali sejauh ini. Meskipun demikian, Shin tetap percaya dengan potensi pemain muda yang dipanggilnya.

Baik Myanmar maupun Indonesia belum pernah menjuarai turnamen ASEAN Cup dalam 14 edisi yang telah digelar. Indonesia memiliki prestasi terbaik sebagai runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020), sementara Myanmar hanya mencapai semifinal dua kali, yaitu pada 2004 dan 2016.

Pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi timnas Indonesia untuk memulai perjalanan mereka di ajang bergengsi kawasan Asia Tenggara ini.

JAKARTAB – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, optimistis dengan peluang timnya untuk meraih kemenangan atas Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangoon, pada pertandingan pertama ASEAN Cup 2024, yang sebelumnya dikenal dengan Piala AFF. Meski Indonesia akan menurunkan skuad U-22, sedangkan Myanmar akan tampil dengan tim senior, Shin tetap percaya bahwa kemenangan bisa tercapai.

Shin Tae-yong menyampaikan keyakinannya saat memimpin latihan tim di Myanmar, sehari sebelum pertandingan, pada Senin malam. Dalam pernyataannya, Shin mengungkapkan, "Peluang menang pasti ada, kami percaya diri," kata STY, dikutip VOI dari Antara. Ia mengacu pada rekam jejak tim Garuda yang selalu berhasil meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir melawan tim yang dijuluki Singa Asia tersebut.

Meski Myanmar berada di peringkat 167 dunia, 42 peringkat lebih rendah dari Indonesia, Shin tetap mengakui kekuatan tim lawan yang lebih berpengalaman. Myanmar yang menurunkan skuad senior diunggulkan dalam laga ini, namun Shin menegaskan bahwa jika Indonesia bisa bermain dengan baik dan maksimal, kemenangan bukan hal yang mustahil.

"Jika kami bisa mempersiapkan organisasi tim dengan baik dan mempersiapkan segalanya dengan maksimal, kami pasti bisa tampil baik," tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Shin Tae-yong juga menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam pertandingan ini. Meski Myanmar mungkin lebih kuat dengan tim senior mereka, Garuda tetap memiliki peluang yang terbuka lebar jika bermain dengan strategi yang tepat.

Indonesia datang ke pertandingan ini setelah menjalani kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga zona Asia. Meskipun hanya menang satu kali, yaitu pada pertandingan terakhir melawan Arab Saudi, Indonesia kini menempati urutan ketiga dengan raihan enam poin dan memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia.

Adapun untuk ASEAN Championship bulan ini, Shin Tae-yong memanggil 24 pemain, sebagian besar belum berpengalaman. Faktanya, 16 pemain dalam tim tersebut belum pernah bermain di skuad senior dan masih di bawah 22 tahun, dan hanya empat nama yang telah tampil lebih dari 10 kali sejauh ini. Meskipun demikian, Shin tetap percaya dengan potensi pemain muda yang dipanggilnya.

Baik Myanmar maupun Indonesia belum pernah menjuarai turnamen ASEAN Cup dalam 14 edisi yang telah digelar. Indonesia memiliki prestasi terbaik sebagai runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020), sementara Myanmar hanya mencapai semifinal dua kali, yaitu pada 2004 dan 2016.

Pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi timnas Indonesia untuk memulai perjalanan mereka di ajang bergengsi kawasan Asia Tenggara ini.

JAKARTAB – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, optimistis dengan peluang timnya untuk meraih kemenangan atas Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangoon, pada pertandingan pertama ASEAN Cup 2024, yang sebelumnya dikenal dengan Piala AFF. Meski Indonesia akan menurunkan skuad U-22, sedangkan Myanmar akan tampil dengan tim senior, Shin tetap percaya bahwa kemenangan bisa tercapai.

Shin Tae-yong menyampaikan keyakinannya saat memimpin latihan tim di Myanmar, sehari sebelum pertandingan, pada Senin malam. Dalam pernyataannya, Shin mengungkapkan, "Peluang menang pasti ada, kami percaya diri," kata STY, dikutip VOI dari Antara. Ia mengacu pada rekam jejak tim Garuda yang selalu berhasil meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir melawan tim yang dijuluki Singa Asia tersebut.

Meski Myanmar berada di peringkat 167 dunia, 42 peringkat lebih rendah dari Indonesia, Shin tetap mengakui kekuatan tim lawan yang lebih berpengalaman. Myanmar yang menurunkan skuad senior diunggulkan dalam laga ini, namun Shin menegaskan bahwa jika Indonesia bisa bermain dengan baik dan maksimal, kemenangan bukan hal yang mustahil.

"Jika kami bisa mempersiapkan organisasi tim dengan baik dan mempersiapkan segalanya dengan maksimal, kami pasti bisa tampil baik," tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Shin Tae-yong juga menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam pertandingan ini. Meski Myanmar mungkin lebih kuat dengan tim senior mereka, Garuda tetap memiliki peluang yang terbuka lebar jika bermain dengan strategi yang tepat.

Indonesia datang ke pertandingan ini setelah menjalani kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga zona Asia. Meskipun hanya menang satu kali, yaitu pada pertandingan terakhir melawan Arab Saudi, Indonesia kini menempati urutan ketiga dengan raihan enam poin dan memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia.

Adapun untuk ASEAN Championship bulan ini, Shin Tae-yong memanggil 24 pemain, sebagian besar belum berpengalaman. Faktanya, 16 pemain dalam tim tersebut belum pernah bermain di skuad senior dan masih di bawah 22 tahun, dan hanya empat nama yang telah tampil lebih dari 10 kali sejauh ini. Meskipun demikian, Shin tetap percaya dengan potensi pemain muda yang dipanggilnya.

Baik Myanmar maupun Indonesia belum pernah menjuarai turnamen ASEAN Cup dalam 14 edisi yang telah digelar. Indonesia memiliki prestasi terbaik sebagai runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020), sementara Myanmar hanya mencapai semifinal dua kali, yaitu pada 2004 dan 2016.

Pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi timnas Indonesia untuk memulai perjalanan mereka di ajang bergengsi kawasan Asia Tenggara ini.

JAKARTAB – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, optimistis dengan peluang timnya untuk meraih kemenangan atas Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangoon, pada pertandingan pertama ASEAN Cup 2024, yang sebelumnya dikenal dengan Piala AFF. Meski Indonesia akan menurunkan skuad U-22, sedangkan Myanmar akan tampil dengan tim senior, Shin tetap percaya bahwa kemenangan bisa tercapai.

Shin Tae-yong menyampaikan keyakinannya saat memimpin latihan tim di Myanmar, sehari sebelum pertandingan, pada Senin malam. Dalam pernyataannya, Shin mengungkapkan, "Peluang menang pasti ada, kami percaya diri," kata STY, dikutip VOI dari Antara. Ia mengacu pada rekam jejak tim Garuda yang selalu berhasil meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir melawan tim yang dijuluki Singa Asia tersebut.

Meski Myanmar berada di peringkat 167 dunia, 42 peringkat lebih rendah dari Indonesia, Shin tetap mengakui kekuatan tim lawan yang lebih berpengalaman. Myanmar yang menurunkan skuad senior diunggulkan dalam laga ini, namun Shin menegaskan bahwa jika Indonesia bisa bermain dengan baik dan maksimal, kemenangan bukan hal yang mustahil.

"Jika kami bisa mempersiapkan organisasi tim dengan baik dan mempersiapkan segalanya dengan maksimal, kami pasti bisa tampil baik," tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Shin Tae-yong juga menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam pertandingan ini. Meski Myanmar mungkin lebih kuat dengan tim senior mereka, Garuda tetap memiliki peluang yang terbuka lebar jika bermain dengan strategi yang tepat.

Indonesia datang ke pertandingan ini setelah menjalani kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga zona Asia. Meskipun hanya menang satu kali, yaitu pada pertandingan terakhir melawan Arab Saudi, Indonesia kini menempati urutan ketiga dengan raihan enam poin dan memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia.

Adapun untuk ASEAN Championship bulan ini, Shin Tae-yong memanggil 24 pemain, sebagian besar belum berpengalaman. Faktanya, 16 pemain dalam tim tersebut belum pernah bermain di skuad senior dan masih di bawah 22 tahun, dan hanya empat nama yang telah tampil lebih dari 10 kali sejauh ini. Meskipun demikian, Shin tetap percaya dengan potensi pemain muda yang dipanggilnya.

Baik Myanmar maupun Indonesia belum pernah menjuarai turnamen ASEAN Cup dalam 14 edisi yang telah digelar. Indonesia memiliki prestasi terbaik sebagai runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020), sementara Myanmar hanya mencapai semifinal dua kali, yaitu pada 2004 dan 2016.

Pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi timnas Indonesia untuk memulai perjalanan mereka di ajang bergengsi kawasan Asia Tenggara ini.

JAKARTAB – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, optimistis dengan peluang timnya untuk meraih kemenangan atas Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangoon, pada pertandingan pertama ASEAN Cup 2024, yang sebelumnya dikenal dengan Piala AFF. Meski Indonesia akan menurunkan skuad U-22, sedangkan Myanmar akan tampil dengan tim senior, Shin tetap percaya bahwa kemenangan bisa tercapai.

Shin Tae-yong menyampaikan keyakinannya saat memimpin latihan tim di Myanmar, sehari sebelum pertandingan, pada Senin malam. Dalam pernyataannya, Shin mengungkapkan, "Peluang menang pasti ada, kami percaya diri," kata STY, dikutip VOI dari Antara. Ia mengacu pada rekam jejak tim Garuda yang selalu berhasil meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir melawan tim yang dijuluki Singa Asia tersebut.

Meski Myanmar berada di peringkat 167 dunia, 42 peringkat lebih rendah dari Indonesia, Shin tetap mengakui kekuatan tim lawan yang lebih berpengalaman. Myanmar yang menurunkan skuad senior diunggulkan dalam laga ini, namun Shin menegaskan bahwa jika Indonesia bisa bermain dengan baik dan maksimal, kemenangan bukan hal yang mustahil.

"Jika kami bisa mempersiapkan organisasi tim dengan baik dan mempersiapkan segalanya dengan maksimal, kami pasti bisa tampil baik," tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Shin Tae-yong juga menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam pertandingan ini. Meski Myanmar mungkin lebih kuat dengan tim senior mereka, Garuda tetap memiliki peluang yang terbuka lebar jika bermain dengan strategi yang tepat.

Indonesia datang ke pertandingan ini setelah menjalani kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga zona Asia. Meskipun hanya menang satu kali, yaitu pada pertandingan terakhir melawan Arab Saudi, Indonesia kini menempati urutan ketiga dengan raihan enam poin dan memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia.

Adapun untuk ASEAN Championship bulan ini, Shin Tae-yong memanggil 24 pemain, sebagian besar belum berpengalaman. Faktanya, 16 pemain dalam tim tersebut belum pernah bermain di skuad senior dan masih di bawah 22 tahun, dan hanya empat nama yang telah tampil lebih dari 10 kali sejauh ini. Meskipun demikian, Shin tetap percaya dengan potensi pemain muda yang dipanggilnya.

Baik Myanmar maupun Indonesia belum pernah menjuarai turnamen ASEAN Cup dalam 14 edisi yang telah digelar. Indonesia memiliki prestasi terbaik sebagai runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020), sementara Myanmar hanya mencapai semifinal dua kali, yaitu pada 2004 dan 2016.

Pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi timnas Indonesia untuk memulai perjalanan mereka di ajang bergengsi kawasan Asia Tenggara ini.

JAKARTAB – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, optimistis dengan peluang timnya untuk meraih kemenangan atas Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangoon, pada pertandingan pertama ASEAN Cup 2024, yang sebelumnya dikenal dengan Piala AFF. Meski Indonesia akan menurunkan skuad U-22, sedangkan Myanmar akan tampil dengan tim senior, Shin tetap percaya bahwa kemenangan bisa tercapai.

Shin Tae-yong menyampaikan keyakinannya saat memimpin latihan tim di Myanmar, sehari sebelum pertandingan, pada Senin malam. Dalam pernyataannya, Shin mengungkapkan, "Peluang menang pasti ada, kami percaya diri," kata STY, dikutip VOI dari Antara. Ia mengacu pada rekam jejak tim Garuda yang selalu berhasil meraih kemenangan dalam tiga pertemuan terakhir melawan tim yang dijuluki Singa Asia tersebut.

Meski Myanmar berada di peringkat 167 dunia, 42 peringkat lebih rendah dari Indonesia, Shin tetap mengakui kekuatan tim lawan yang lebih berpengalaman. Myanmar yang menurunkan skuad senior diunggulkan dalam laga ini, namun Shin menegaskan bahwa jika Indonesia bisa bermain dengan baik dan maksimal, kemenangan bukan hal yang mustahil.

"Jika kami bisa mempersiapkan organisasi tim dengan baik dan mempersiapkan segalanya dengan maksimal, kami pasti bisa tampil baik," tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Shin Tae-yong juga menekankan pentingnya persiapan yang matang dalam pertandingan ini. Meski Myanmar mungkin lebih kuat dengan tim senior mereka, Garuda tetap memiliki peluang yang terbuka lebar jika bermain dengan strategi yang tepat.

Indonesia datang ke pertandingan ini setelah menjalani kampanye kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga zona Asia. Meskipun hanya menang satu kali, yaitu pada pertandingan terakhir melawan Arab Saudi, Indonesia kini menempati urutan ketiga dengan raihan enam poin dan memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia.

Adapun untuk ASEAN Championship bulan ini, Shin Tae-yong memanggil 24 pemain, sebagian besar belum berpengalaman. Faktanya, 16 pemain dalam tim tersebut belum pernah bermain di skuad senior dan masih di bawah 22 tahun, dan hanya empat nama yang telah tampil lebih dari 10 kali sejauh ini. Meskipun demikian, Shin tetap percaya dengan potensi pemain muda yang dipanggilnya.

Baik Myanmar maupun Indonesia belum pernah menjuarai turnamen ASEAN Cup dalam 14 edisi yang telah digelar. Indonesia memiliki prestasi terbaik sebagai runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020), sementara Myanmar hanya mencapai semifinal dua kali, yaitu pada 2004 dan 2016.

Pertandingan ini akan menjadi ujian penting bagi timnas Indonesia untuk memulai perjalanan mereka di ajang bergengsi kawasan Asia Tenggara ini.

JAKARTAB The Indonesian national team coach, Shin Tae-yong, is optimistic about his team's chance to win over Myanmar at the Thuwunna Stadium, Yangoon, in the first match of the ASEAN Cup 2024, previously known as the AFF Cup. Even though Indonesia will field the U-22 squad, while Myanmar will appear with a senior team, Shin still believes that victory can be achieved.

Shin Tae-yong expressed his confidence while leading the team's training in Myanmar, the day before the match, on Monday night. In his statement, Shin said, "There will definitely be a win opportunity, we are confident," said STY, quoted by VOI from Antara. He refers to the track record of the Garuda team who have always managed to win in the last three meetings against the team dubbed the Asian Lion.

Even though Myanmar is ranked 167th in the world, 42 places lower than Indonesia, Shin still recognizes the strength of a more experienced opposing team. Myanmar, which fielded the senior squad, was favored in this match, but Shin emphasized that if Indonesia could play well and maximally, victory was not impossible.

"If we can prepare the team organization well and prepare everything optimally, we can definitely perform well," added the South Korean coach.

Shin Tae-yong also emphasized the importance of careful preparation in this match. Although Myanmar may be stronger with their senior team, Garuda still has a wide open opportunity if they play with the right strategy.

Indonesia came to this match after undergoing the 2026 World Cup qualifying campaign for the third round of the Asian zone. Even though they only won once, namely in the last match against Saudi Arabia, Indonesia is now in third place with six points and have a chance to qualify for the World Cup.

As for this month's ASEAN Championship, Shin Tae-yong called 24 players, most of whom have no experience. In fact, 16 players in the team have never played in the senior squad and are still under 22 years old, and only four names have made more than 10 appearances so far. Even so, Shin still believes in the potential of the young players he calls.

Neither Myanmar nor Indonesia have won the ASEAN Cup tournament in 14 editions that have been held. Indonesia has the best performance as runners-up six times (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, and 2020), while Myanmar has only reached the semifinals twice, namely in 2004 and 2016.

This match will be an important test for the Indonesian national team to start their journey in this prestigious Southeast Asian region.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+