JAKARTA - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mungkin akan mengunjungi Moskow, Rusia pada Bulan Mei dalam rangka peringatan "Victory Day" Rusia, saat kedua negara telah mempererat kerja sama militer bilateral, kata sebuah sumber.
Kunjungan tersebut, jika benar-benar terjadi, akan menjadi unjuk rasa publik lainnya tentang persahabatan yang semakin erat antara Kim dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Penilaian ini didasarkan pada pertemuan terbaru antara Pemimpin Kim dengan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergei Shoigu di Pyongyang.
"Kami memantau dengan saksama tanda-tanda kemungkinan kunjungan pemimpin Korea Utara ke Rusia," kata seorang pejabat senior kementerian unifikasi yang tidak mau disebutkan namanya, dikutip dari The Korea Times 27 Maret.
Meskipun waktu dan lokasi pasti perjalanan Pemimpin Kim tidak diketahui, beberapa analis berspekulasi waktu kunjungannya mungkin sekitar Mei atau September, ketika Forum Ekonomi Timur berlangsung. Kemungkinan Pemimpin Kim tidak mengunjungi Rusia juga tidak dapat dikesampingkan, menurut para analis.
Peningkatan pertukaran tingkat tinggi baru-baru ini dapat menjadi tanda lain, kedua negara sedang mempersiapkan pertemuan puncak para pemimpin.
Diketahui, Hubungan persahabatan antara Rusia dan Korea Utara telah meluas di semua bidang, termasuk urusan militer, ekonomi, dan kesehatan masyarakat.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrei Rudenko pada Hari Kamis mengonfirmasi, kunjungan Pemimpin Kim ke Rusia tahun ini sedang dipersiapkan, menurut kantor berita milik pemerintah TASS.
SEE ALSO:
Kementerian unifikasi menilai, Korea Utara akan memprioritaskan penguatan hubungan dengan Rusia tahun ini.
"Kim telah memanggil Putin sebagai ‘kawan terdekat saya’ sejak Agustus 2023, sekitar waktu kedua negara menyelenggarakan pertemuan puncak Kim-Putin di Timur Jauh Rusia. Hanya empat negara yang telah disapa sebagai ‘kawan’ oleh Korea Utara, yakni Tiongkok, Vietnam, Laos dan Kuba. Sejak Desember 2024, Kim telah memanggil Putin sebagai ‘sahabat tersayang’," kata pejabat itu.
Diketahui, Victory Day, yang diperingati di Amerika Serikat dan kebanyakan negara Eropa pada 8 Mei dan di Rusia pada 9 Mei, merupakan hari di mana Jerman menyerah tanpa syarat kepada Sekutu dan mengakhiri Perang Dunia II di Eropa pada tahun 1945.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)