Perilisan Film <i>No Time to Die</i> Diundur Lagi
Poster No Time to Die (Twitter @007)

JAKARTA - MGM mengumumkan perilisan No Time to Die resmi diundur lagi. Awalnya, film ini dijadwalkan tayang pada 2 April tetapi diundur menjadi 8 Oktober.

No Time to Die menjadi film tentpole pertama yang menunda penayangan ketika pandemi dimulai. Saat itu mereka berharap film ini dapat ditayangkan secara teatrikal bukan melalui streaming.

Daniel Craig sang James Bond pun berharap hal yang sama. “(Pandemi COVID-19) adalah hal yang lebih besar daripada kita semua. Kami hanya ingin orang-orang bisa menonton film (No Time to Die) secepatnya dalam kondisi yang aman,” kata Daniel Craig.

Pihak MGM berharap film No time to Die dapat ditayangkan secara bersamaan di seluruh dunia.

Kabarnya, penundaan ini menginspirasi beberapa rumah produksi lain dengan rilisan mereka. Seperti Universal dengan FF9 serta Sony dengan Peter Rabbit 2 dan Ghostbusters: Afterlife.

Disutradarai Cary Joju Fukunaga, No Time to Die menjadi franchise Bond ke 25 dan film terakhir Daniel Craig sebagai James Bond. Selain Craig, film ini dibintangi Rami Malek, Lashana Lynch, Léa Seydoux, Ana de Armas, Ben Whishaw, dan Christoph Waltz.

No Time to Die berfokus kepada Bond yang pergi menjalani hidupnya di Jamaika. Namun tidak berlangsung lama, seorang teman lama dari CIA meminta pertolongan. Bond harus menyelamatkan ilmuwan yang diculik. James Bond menghadapi seorang villain dengan kemampuan teknologi mutakhirnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, French, and Spanish versions are automatically generated by the system. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)