Illustration of the interior design of child-friendly hospitals (Pexels)
Share:
JAKARTA - For many children, visits to the hospital can be a tense experience. Rooms that feel foreign, a waiting room atmosphere full of sick people, and a stiff atmosphere can make them feel anxious.
Therefore, the design of a child-friendly hospital interior is one of the important solutions in creating a more comfortable environment for small patients.
According to doctor dr. Winarno, Sp.A, from Mitra Keluarga Bekasi Barat, children are not miniatures of adults, so they need a different medical approach, especially in terms of health checks or treatment.
"A more child-friendly atmosphere as well as more sophisticated medical facilities, it is hoped that small patients will no longer feel afraid or anxious during medical examinations," said doctor Winarno at the grand launching of Women & Children Clinic Mitra Keluarga in Bekasi, West Java, recently.
Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.
Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.
"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.
Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.
"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.
Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.
"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.
Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.
"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.
Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.
"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.
Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.
"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.
Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.
"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.
Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.
"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.
Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.
"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
Through the concept of "A Hospital That Feels Like Home", this clinic from the hospital seeks to create a more comfortable medical experience for children and parents.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.
Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.
Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.
"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cahaya dan desain yang menarik pada desain interiornya.
A wall decorated with murals with cartoon characters, natural views, or fantasy themes can help distract children from their fears. In addition, the use of furniture in a friendly form and a safe angle also provides comfort for children.
On the other hand, the waiting room is often the first place children face before examination or treatment. To reduce anxiety, this area can be designed with interactive elements such as playgrounds, storybooks, or educational screens featuring child-friendly animations.
"Interior design with nuances, children can feel more relaxed while waiting for their turn to seek treatment or check their health," said Director of Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.
The design of a treatment room that calms the illustration of child-friendly hospital interior designs (doc. Mitra Hospital West Bekasi) In addition to waiting rooms, rooms and health care also needs to be designed to be more friendly to children. For example, using soft lighting, pleasant decorations, as well as comfortable beds can help children feel more relaxed. Child-friendly interiors certainly need to be supported by medical personnel who have a warm and pleasant approach. Doctors and nurses who wear cheerful motifs, as well as ways of communicating gently, will help children feel more confident when undergoing examinations. For example, in children with digestive disorders, with the support of modern endoscopy technology as well as experienced experts, child clinics can ensure more accurate diagnosis and proper treatment. Likewise, when children experience urological disorders that need major attention, because conditions such as urinary tract infection or congenital abnormalities can have an impact on their growth and development. "Children need different medical approaches compared to adults, especially in dealing with digestive problems, allergies, to urology," said doctor Winarno.
The design of a treatment room that calms the illustration of child-friendly hospital interior designs (doc. Mitra Hospital West Bekasi) In addition to waiting rooms, rooms and health care also needs to be designed to be more friendly to children. For example, using soft lighting, pleasant decorations, as well as comfortable beds can help children feel more relaxed. Child-friendly interiors certainly need to be supported by medical personnel who have a warm and pleasant approach. Doctors and nurses who wear cheerful motifs, as well as ways of communicating gently, will help children feel more confident when undergoing examinations. For example, in children with digestive disorders, with the support of modern endoscopy technology as well as experienced experts, child clinics can ensure more accurate diagnosis and proper treatment. Likewise, when children experience urological disorders that need major attention, because conditions such as urinary tract infection or congenital abnormalities can have an impact on their growth and development. "Children need different medical approaches compared to adults, especially in dealing with digestive problems, allergies, to urology," said doctor Winarno.
The design of a treatment room that calms the illustration of child-friendly hospital interior designs (doc. Mitra Hospital West Bekasi) In addition to waiting rooms, rooms and health care also needs to be designed to be more friendly to children. For example, using soft lighting, pleasant decorations, as well as comfortable beds can help children feel more relaxed. Child-friendly interiors certainly need to be supported by medical personnel who have a warm and pleasant approach. Doctors and nurses who wear cheerful motifs, as well as ways of communicating gently, will help children feel more confident when undergoing examinations. For example, in children with digestive disorders, with the support of modern endoscopy technology as well as experienced experts, child clinics can ensure more accurate diagnosis and proper treatment. Likewise, when children experience urological disorders that need major attention, because conditions such as urinary tract infection or congenital abnormalities can have an impact on their growth and development. "Children need different medical approaches compared to adults, especially in dealing with digestive problems, allergies, to urology," said doctor Winarno.
In addition to waiting rooms, rooms and health care also need to be designed to make it more friendly for children. For example, using soft lighting, pleasant decorations, and a comfortable bed can help your child feel more relaxed.
Child-friendly interiors certainly need to be supported by medical personnel who have a warm and pleasant approach. Doctors and nurses wearing cheerful motifs, as well as a gentle way of communicating, will help children feel more confident when undergoing an examination.
For example, in children with digestive disorders, with the support of modern endoscopy technology and experienced experts, child clinics can ensure a more accurate diagnosis and proper treatment.
Likewise, when children experience urological disorders that need to be a major concern, because conditions such as urinary tract infections or congenital disorders can have an impact on their growth and development.
"Children need a different medical approach than adults, especially in dealing with digestive problems, allergies, and urbanology," said doctor Winarno.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language.
(system supported by DigitalSiber.id)