JAKARTA - For many children, visits to the hospital can be a tense experience. Rooms that feel foreign, a waiting room atmosphere full of sick people, and a stiff atmosphere can make them feel anxious.

Therefore, the design of a child-friendly hospital interior is one of the important solutions in creating a more comfortable environment for small patients.

According to doctor dr. Winarno, Sp.A, from Mitra Keluarga Bekasi Barat, children are not miniatures of adults, so they need a different medical approach, especially in terms of health checks or treatment.

"A more child-friendly atmosphere as well as more sophisticated medical facilities, it is hoped that small patients will no longer feel afraid or anxious during medical examinations," said doctor Winarno at the grand launching of Women & Children Clinic Mitra Keluarga in Bekasi, West Java, recently.

Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.

Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.

Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.

Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.

"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.

Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.

Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.

Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.

Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.

"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.

Melalui konsep "A Hospital That Feels Like Home", klinik dari rumah sakit ini berupaya menciptakan pengalaman berobat yang lebih nyaman bagi anak-anak dan orangtua.

Salah satu aspek untuk menciptakan rumah sakit yang ramah anak adalah penggunaan warna-warna cerah dan desain yang menarik pada desain interiornya.

Dinding yang dihiasi mural dengan karakter kartun, pemandangan alam, atau tema fantasi dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari rasa takut mereka. Selain itu, penggunaan furnitur dengan bentuk yang ramah dan sudut yang aman juga memberikan rasa nyaman bagi anak-anak.

Di sisi lain, pada ruang tunggu sering kali menjadi tempat pertama yang dihadapi anak sebelum pemeriksaan atau perawatan. Untuk mengurangi kecemasan, area ini dapat dirancang dengan elemen interaktif seperti sudut bermain, buku cerita, atau layar edukatif yang menampilkan animasi ramah anak.

"Desain interior yang bernuansa, anak-anak dapat merasa lebih santai selama menunggu giliran mereka untuk berobat atau memeriksakan kesehatannya," ungkap Direktur Mitra Keluarga Bekasi. dr. Riska Sunita, MARS.