JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan gelar perkara atau ekspose setelah menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 3 November. Saat ini, delapan orang termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid sudah diperiksa di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Ekspose biasanya bertujuan untuk menentukan pihak yang diamankan dalam kasus ini. Pesertanya ada pimpinan, pejabat struktural bidang penindakan hingga kepala satuan tugas (kasatgas) yang melaksanakan operasi senyap.

“Masih berlangsung ekspose. Kita bersabar ya,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 4 November malam. 

Budi belum bisa memerinci kapan informasi lengkap soal OTT ini disampaikan melalui konferensi pers. Dia hanya menyebut ada uang yang turut diamankan dalam kegiatan ini yang jumlahnya mencapai Rp1 miliar.

“Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah, dolar Amerika Serikat, dan poundsterling,” tegasnya.

“Jika dirupiahkan lebih dari Rp1 miliar,” sambung Budi.

 

Diberitakan sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau pada Senin, 3 November. Ada 10 orang yang diamankan dan ditemukan uang hingga ratusan juta rupiah.

Belum dirinci mengenai transaksi yang berujung pada operasi senyap itu. KPK menyebut seluruh informasi bakal disampaikan melalui konferensi pers setelah pemeriksaan dilakukan.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+