Luhut Binsar Dipastikan Gantikan Posisi Bob Hasan di PB PASI Setelah Didukung 31 Pengurus Provinsi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Antara)

JAKARTA - Sebanyak 31 pengurus provinsi (pengprov) mendukung Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) periode 2021-2025. 

Dia berpeluang terpilih secara aklamasi karena menjadi kandidat tunggal menggantikan Bob Hasan yang meninggal dunia pada 2020 lalu.

"Calon ketua umum mengerucut pada satu nama yaitu Menko Luhut dengan 31 pengprov sudah menyatakan dukungannya. Jadi kemungkinan pemilihan hari senin akan berlangsung secara aklamasi," kata Hendri seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 23 Januari.

Dirinya menyebut, langkah Luhut menggantikan Bob Hasan sudah dipastikan tanpa hambatan meski belum seluruh pengurus provinsi menyatakan dukungannya. 

"Pengprov sebagai pemegang total ada 34 dan tiga yang belum memutuskan. Kalaupun ada yang abstain atau tidak memberi suara hingga penutupan (munas), Menko Luhut tetap jadi ketua karena dukungannya melebihi 50 persen suara plus satu," jelas Hendri.

Adapun untuk kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) PB PASI, dia mengatakan saat ini semua semua persiapan sudah sesuai dengan tahapan yang ada termasuk pengprov yang mengonfirmasi akan menyukseskan agenda tersebut. Rencananya, kegiatan ini bakal digelar pada Senin, 25 Januari mendatang.

Untuk diketahui, pemilihan ketua umum ini akan menjadi babak baru bagi perjalanan dan proyeksi prestasi di bidang atletik nasional ke depan.

Sebelumnya PB PASI dipimpin oleh Bob Hasan, yang aktif menjabat sejak 1979 hingga meninggal dunia pada 2020.

Selama 41 tahun Bob Hasan, atletik Indonesia menuai banyak prestasi baik di tingkat regional hingga dunia.

Oleh karenanya pada kepemimpinan periode selanjutnya, pemimpin yang baru menjabat juga dituntut agar bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi atletik Indonesia di kancah dunia.

 


The English, Chinese, Japanese, Arabic, French, and Spanish versions are automatically generated by the system. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)