Trump: Selat Hormuz Harus Segera Dibuka, atatu Iran Dihantam Sangat Keras

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Selat Hormuz harus dibuka kembali "segera", jika tidak, AS akan melancarkan serangan baru yang keras terhadap Iran.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan diskusi yang sangat baik sedang berlangsung dengan Teheran. Tapi dia memperingatkan jika Iran mengingkari komitmennya, AS akan kembali melancarkan serangan.

"Selat itu akan segera dibuka atau mereka akan dihantam dengan sangat keras. Jika mereka ingkar janji lagi, mereka akan dihantam dengan sangat keras. Mereka tahu itu. Mereka memahaminya. Saya tidak punya pilihan lain,” kata Trump dilansir dari CNN, Rabu, 5 Agustus.

Trump mengatakan pilihan utamanya bukanlah melancarkan serangan lagi, melainkan mengupayakan kesepakatan diplomatik.

"Kami telah menghantam mereka dengan sangat, sangat keras. Namun, pukulan keras yang sesungguhnya belum terjadi, dan semoga kami tidak perlu melakukannya. Saya harap tidak perlu—kami sedang melakukan diskusi yang sangat baik. Mereka tidak suka mengakuinya,” sambung Trump.

Iran membantah sedang melakukan pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat. Sebaliknya, Teheran menyatakan sedang bekerja sama dengan Oman untuk menyusun kesepakatan pembukaan kembali Selat tersebut.

Para mediator berharap setelah Selat itu dibuka kembali, AS dan Iran dapat melanjutkan perundingan nuklir.