Raphinha dan Yamal Bawa Barcelona Lewati Hadangan Villarreal

JAKARTA - Barcelona melewati hadangan dengan mengalahkan Villarreal 2-0 di pertandingan LaLiga Spanyol di Stadion De la Ceramica, Minggu, 21 Desember 2025 malam WIB. Gol-gol dihasilkan Raphinha dan Lamine Yamal yang membawa Barca meninggalkan Real Madrid.

Barca menutup tahun 2025 dengan mengukuhkan posisi di puncak klasemen. Saat mengakhiri kompetisi sebelum memasuki libur Natal dan Tahun Baru, Barca mengatasi perlawanan Villarreal secara meyakinkan.

Ya, Villarreal semula diperkirakan mampu menghentikan laju Barca. Apalagi performa The Yellow Submarine menunjukkan konsistensi dan berhasil menembus zona Liga Champions dengan menduduki peringkat empat.

Namun Barca tampil maksimal di pertandingan tandang. Di sisi lain, Villarreal harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 39 sehingga kesulitan mengimbangi permainan ofensif Barca.

Alhasil, Barca mampu memenangkan laga dan menjadikan poin mereka kembali melebar. Kini, tim asuhan Hansi Flick mengantungi poin 46. Unggul empat poin dengan Real Madrid yang tetap menempati peringkat dua setelah mengalahkan Sevilla 2-0 di laga sebelumnya.

Sementara, Villarreal yang menelan kekalahan pertama di kandang sendiri tetap menempati peringkat empat. Tim asuhan Marcelino Garcia mengantungi poin 35.

Di pertandingan itu, Barca sesungguhnya terlambat panas dan sempat mendapat tekanan pada menit-menit awal.

Namun mereka cepat bangkit dan kiper Joan Garcia menunjukkan penampilan mengesankan. Begitu pula kualitas pemain sayap Raphinha dan Yamal mampu mengimbangi permainan Villarreal.

Villarreal sempat mendapat peluang melalui striker Ayoze Perez. Namun sepakannya bisa diblok bek Jules Kounde. Tak lama kemudian serangan Barca menjadikan tuan rumah kelabakan. Bahkan gelandang Santi Comesana yang melapis pertahanan membuat kesalahan dengan menjatuhkan Raphinha di kotak penalti.

Tak ayal, wasit menunjuk titik putih atas pelanggaran itu. Eksekusi penalti dituntaskan sendiri oleh Raphinha di menit 12.

Skor 1-0 untuk Barca dan mereka kian bersemangat menekan pertahanan Villarreal. Tak lama berselang Raphinha nyaris memperbesar keunggulan. Namun sepakannya hanya melambung tipis di atas mistar gawang.

Villarreal sesungguhnya tak menyerah dan mereka mencoba bangkit untuk mengejar ketinggalan.

Tuan rumah juga sempat menyamakan kedudukan saat bola menyilang dari Villarreal mengenai Kounde sehingga berbelok arah dan meluncur ke gawang sendiri. Namun gol itu dianulir karena pemain Villarreal dalam posisi offside.

Saat Villarreal melakukan tekanan, mereka malah kehilangan seorang pemain. Kesalahan fatal dari bek Renato Veiga yang melakukan pelanggaran keras terhadap Yamal menjadikan wasit mengeluarkan kartu merah di menit 39.

Bermain dengan 10 pemain menyulitkan Villarreal mengejar ketinggalan dan skor 1-0 itu bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Barca tak menurunkan tempo permainan. Hanya serangan mereka selalu kandas. Meski demikian usaha Blaugrana akhirnya membuahkan hasil saat terjadi kemelut di depan gawang Villarreal.

Gelandang Frenkie de Jong kemudian melepaskan umpan kepada Yamal yang berhasil mengeksekusinya dengan tendangan ke gawang di menit 63.

Skor berubah 2-0 untuk Barca. Gol itu menjadikan Barca sedikit lebih rileks dan mereka berhasil mempertahankan keunggulan itu hingga akhir laga.

“Kami puas karena mengakhiri tahun ini dengan menjadi pimpinan klasemen yang memang menjadi target kami. Kini, kami bisa beristirahat sejenak,” kata De Jong kepada france24.

“Villarreal sesungguhnya memiliki banyak pemain yang punya kecepatan. Tetapi kami mampu mengatasinya dan menurut saya kami memang lebih superior. Kami pantas menang di pertandingan ini,” ucapnya.