Ada Drone di Atas Pangkalan Udara Belgia, Menhan Francken: Memata-matai Jet Tempur dan Amunisi

JAKARTA - Sejumlah drone yang terlihat di atas pangkalan udara Belgia selama akhir pekan bertujuan "untuk memata-matai" jet tempur militer, kata menteri pertahanan negara.

"Mereka datang untuk memata-matai, untuk melihat di mana F-16 berada, di mana amunisi berada, dan hal-hal strategis lainnya," kata Menhan Theo Francken kepada afiliasi CNN, RTBF, seperti dikutip 3 November.

Drone-drone itu jelas "memata-matai," kata menteri tersebut, seraya menyebutkan "waktu yang lama" yang dihabiskan salah satu drone di atas pangkalan udara tersebut.

Pangkalan Udara Kleine-Brogel, di Peer, menampung unit pasukan pertahanan Belgia terbesar di negara itu dan bertujuan untuk "berkontribusi secara fundamental pada strategi pencegahan nuklir NATO," menurut situs webnya.

Laporan media lokal telah lama mengabarkan keberadaan senjata nuklir AS di lokasi tersebut.

Ketika dimintai komentar, NATO merujuk CNN ke otoritas Belgia. CNN telah menghubungi Kementerian Pertahanan Belgia untuk meminta komentar lebih lanjut.

Penampakan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya kewaspadaan Eropa setelah serangan drone dan pesawat baru-baru ini ke wilayah udara NATO.

Berbicara tentang penampakan terbaru ini, Menhan Francken mengatakan Rusia "berusaha melakukan hal ini di semua negara Eropa", tetapi tidak langsung menyalahkan Moskow.

"Apakah Rusia sekarang yang bertanggung jawab? Saya tidak bisa mengatakan itu, tetapi motifnya jelas," katanya.

Dala unggahan di X pada ari Minggu Menhan Francken menuliskan, tiga laporan telah diterima pada malam sebelumnya mengenai keberadaan drone di atas Kleine-Brogel. Drone-drone tersebut "berjenis lebih besar dan terbang di ketinggian yang lebih tinggi," katanya.

Ia menekankan, drone-drone tersebut tidak hanya terbang di atas Kleine-Brogel, tetapi jelas memantau pangkalan udara tersebut.

"Pengacau drone digunakan, tetapi tidak berhasil. Sebuah helikopter dan kendaraan polisi mengejar drone tersebut, tetapi kehilangan jejaknya setelah beberapa kilometer," ujarnya.

Penampakan terbaru ini menyusul laporan lain tentang drone di atas Kleine-Brogel pada Sabtu sebelumnya. Menhan Francken menyatakan "dilarang keras menerbangkan drone di atas wilayah militer."

Menhan Francken sebelumnya mengatakan, penyelidikan telah diluncurkan setelah laporan tentang drone di atas pangkalan udara militer tersebut, dikutip dari Politico.

Diketahui, pangkalan udara tersebut merupakan rumah bagi jet tempur F-16, menurut situs web pangkalan udara tersebut, seraya menambahkan jet-jet tempur tersebut akan digantikan oleh F-35 "ultramodern" dalam "beberapa tahun."

Bulan lalu, pejabat pertahanan Belgia juga melaporkan sejumlah drone yang tidak disebutkan jumlahnya terbang di atas pangkalan militer Elsenborn dan menuju perbatasan dengan Jerman.