Legenda Manchester United Mulai Lempar Kritik atas Kekalahan Telak dari Newcastle

JAKARTA - Legenda Manchester United, Roy Keane menuduh para pemain The Red Devils sebagai orang yang suka menggertak setelah kekalahan dari Newcastle United 1-4 di Liga Inggris pada Minggu, 13 April 2025.

Sementara sesama legenda klub, Gary Neville, mengakui bahwa Manchester United berada dalam situasi yang menyedihkan.

Kekalahan dari Newcastle United menjadi kekalahan ke-14 di Liga Inggris yang membuat mereka berada di posisi ke-14 dalam klasemen.

Para legenda itu tak cuma memojokkan Manajer The Red Devils, Ruben Amorim, secara khusus Keane juga mengkritik wawancara Bruno Fernandes selepas pertandingan.

"Kami kurang berani, kurang berani. Hari ini tidak demikian karena kami akhirnya kebobolan gol karena mencoba untuk berani."

"Rekan satu tim saya hanya merasa frustrasi. Padahal, saya tahu betapa hebatnya mereka. Saya tahu betapa sulitnya mewakili klub ini," kata Fernandes kepada Sky Sports.

Komentar itu ditanggapi Keane. Mantan kapten Manchester United yang tampil 480 kali itu mengatakan Fernandes dikelilingi oleh orang-orang yang suka menggertak.

"Agar adil kepada Bruno Fernandes, dia berani maju, tetapi bagi saya itu hanya omong kosong sekarang."

"Dia berbicara tentang rekan setimnya dan keyakinannya, tetapi bagaimana dengan bek kanannya (Diogo) Dalot, yang tidak berusaha keras untuk menjegal?"

"Saya harap dia menariknya di ruang ganti karena dia terus berbicara tentang keyakinannya pada rekan setimnya, tetapi rekan setim yang benar-benar baik saling menuntut."

"Pasti sulit bermain di lini tengah itu saat ekspektasi tertuju padanya karena itu tidak adil baginya."

"Namun, saat ia berbincang tentang suporter dan hal-hal semacam ini, bagi saya itu hanya omong kosong. Tidak ada artinya. Saya tidak yakin Manchester United ini adalah tim yang jujur."

"Pemain terbaik yang pernah bermain dengan saya menuntut saya dan tidak akan menoleransi saya mengambil jalan pintas."

"Itulah yang dilakukan rekan setim yang sangat baik. Mereka bukan rekan setim, mereka hanya tukang menggertak," kata Keane, yang sekarang menjadi pakar di Sky Sports.

Terlepas dari laga melawan Newcastle, Manchester United menghadapi akan leg kedua perempat final Liga Europa yang krusial melawan Lyon pada Jumat, 18 April 2025.

Turnamen Eropa itu masih menawarkan jalur potensial bagi tim asuhan Amorim untuk masuk ke Liga Champions musim depan.

Namun, Neville, yang menghabiskan seluruh karier bermainnya di Manchester United mengatakan kekalahan terbaru itu masih mengkhawatirkan.

"Saya rasa tidak ada kekurangan usaha. Mereka mengerahkan segalanya. Namun, mereka jauh di bawah standar dan kualitas yang dibutuhkan di seluruh lapangan."

"Selain Bruno (Fernandes) dan Amad Diallo mungkin, saya tidak dapat memikirkan siapa pun yang akan saya andalkan."

"Ini situasi yang sangat menyedihkan. Skuad ini sangat buruk kualitasnya. Mereka memiliki pemain tua, mereka memiliki pemain muda yang tidak sebanding. Ini situasi yang mengkhawatirkan," ujar Neville kepada NBC.