JAKARTA - Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 1447-1452 Hijriah resmi dilantik di Jakarta, Minggu (24/5). Kepengurusan baru diminta tidak hanya mengejar peringkat global, tetapi memastikan ekonomi syariah terasa manfaatnya bagi masyarakat.
Pelantikan dipimpin Ketua Dewan Pertimbangan PP MES Ma’ruf Amin. Ia menilai masa depan ekonomi syariah Indonesia masih terbuka lebar.
“Hari ini saya mengatakan bahwa ekonomi syariah masa depannya cerah, tidak gelap,” kata Ma’ruf.
Wakil Presiden ke-13 RI itu menyebut ekonomi syariah telah menyumbang sekitar 30 sampai 40 persen terhadap ekonomi nasional. Indonesia saat ini berada di peringkat ketiga global.
Namun, Ma’ruf meminta MES menyiapkan strategi agar Indonesia bisa naik ke posisi pertama dunia.
Ia juga mengingatkan ekonomi syariah tidak boleh berhenti pada urusan mencari untung. Menurut Ma’ruf, prinsip syariah harus mengedepankan pelayanan dan kemaslahatan publik.
“Syariah hadir sebagai buku petunjuk agar inovasi berjalan dengan baik, membawa keadilan, dan tidak ada rakyat yang dirugikan,” ujarnya.
BACA JUGA:
Ketua Umum (Ketum) PP MES Rosan Roeslani mengatakan kepengurusan baru harus berani masuk ke kerja nyata. Ia menilai gagasan besar tidak berarti banyak bila tidak diterjemahkan menjadi program yang bisa dirasakan masyarakat.
“Pemikiran, wacana, visi, misi tanpa implementasi hanyalah menjadi halusinasi. Ekonomi syariah tidak boleh hanya besar di angka, tetapi kecil dalam dampak nyata,” kata Rosan.
Rosan menegaskan MES tidak boleh hanya bangga pada statistik dan posisi Indonesia di peta ekonomi syariah dunia.
Menurut Rosan yang juga CEO Danantara ini, organisasi harus mampu merumuskan skema yang membantu masyarakat bawah. Salah satu contoh yang ia soroti adalah bagaimana waktu menabung jemaah umrah di daerah dapat dipangkas dari 15 tahun menjadi satu atau dua tahun.
Ia meminta seluruh pengurus menjadikan manfaat untuk rakyat sebagai ukuran utama setiap program.
“Di setiap rapat pengurus, saya harap ada satu hal yang selalu dikedepankan, yakni apakah program ini benar-benar akan dirasakan dan memberikan manfaat besar kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujar Rosan.