JAKARTA - Pengoperasian Stasiun Jatake sejak 28 Januari 2026 berdampak signifikan terhadap lonjakan volume penumpang Commuter Line lintas Rangkasbitung atau yang dikenal sebagai Green Line.
Kehadiran stasiun baru ini menjadi akses alternatif transportasi publik bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya, sekaligus memperkuat mobilitas kawasan penyangga Jakarta.
KAI Commuter mencatat tren peningkatan pengguna dalam tiga tahun terakhir terus menunjukkan grafik positif. Pada 2025, jumlah pengguna mencapai 76.640.940 orang, naik 9 persen dibandingkan 2024 sebanyak 69.999.362 orang. Jika dibandingkan 2023 yang mencatat 62.085.471 orang, kenaikannya mencapai 11 persen.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, kehadiran Stasiun Jatake menjadi salah satu katalis pertumbuhan tersebut.
“Data menunjukkan tren pertumbuhan positif setelah stasiun tersebut resmi beroperasi sebagai alternatif akses baru bagi masyarakat,” ujar Karina dalam keterangan resmi, Rabu, 25 Februari.
Karina bilang sejak awal beroperasi hingga 24 Februari 2026, Stasiun Jatake mencatat akumulasi 34.177 pengguna gate in dan 26.961 pengguna gate out, dengan rata-rata harian mencapai 1.221 orang.
Lonjakan juga terlihat dari perbandingan sebelum dan sesudah stasiun tersebut beroperasi. Pada periode 19 hingga 25 Januari 2026, jumlah pengguna lintas Rangkasbitung-Tanah Abang tercatat sebanyak 1.508.285 orang. Sementara pada periode 9 hingga 15 Februari 2026, angkanya meningkat menjadi 1.737.191 orang.
“Kenaikan ini tidak hanya peran Jatake sebagai stasiun baru namun meratanya penambahan pengguna hampir di semua stasiun sepanjang Tanah Abang-Rangkasbitung,” jelasnya.
Karina menambahkan, lonjakan hampir 230.000 pengguna dalam rentang satu minggu tersebut menunjukkan meningkatnya aksesibilitas transportasi publik bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya, sekaligus bertambahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line.
BACA JUGA:
Secara tahunan, sambung Karina, pertumbuhan pengguna lintas Tanah Abang–Rangkasbitung juga terus meningkat. Sepanjang 2025, lintas ini melayani 77.552.716 pengguna, lebih tinggi dibandingkan 2024 sebanyak 69.999.362 orang, 2023 sebanyak 62.085.471 orang, dan 2022 sebanyak 43.317.716 orang.
Green Line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas tinggi yang menghubungkan wilayah Banten, Bogor, Tangerang, hingga Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi, permukiman, dan perkantoran.
Saat ini, KAI Commuter mengoperasikan 206 perjalanan di lintas tersebut, dengan 192 perjalanan di antaranya melayani Stasiun Jatake. Bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, penguatan infrastruktur juga terus dilakukan, termasuk pengembangan elektrifikasi jalur untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan layanan.
“KAI Commuter juga terus melakukan evaluasi pola operasi dengan optimalisasi waktu tunggu (headway) antara 10–15 menit pada waktu sibuk pagi maupun sore. Kami juga berencana melakukan penambahan rangkaian yang saat ini masih dalam proses uji coba sarana,” tutup Karina.