JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter hingga kini masih menunggu arahan terkait dengan pengoperasian Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara. Stasiun baru tersebut diproyeksikan akan melayani rute Jakarta Kota–Tanjung Priok.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan dari sisi kesiapan fasilitas pendukung operasional stasiun pada prinsipnya telah dipenuhi.
Namun, kepastian waktu pengoperasian masih menunggu penugasan lebih lanjut dari PT KAI (Persero) selaku induk usaha, serta pemerintah yang diwakili Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
“Prinsipnya untuk Stasiun JIS, KCI itu sudah mempersiapkan fasilitas pendukungnya untuk kesiapan pengoperasian. Jadi sekarang kita tinggal menunggu arahan dan penugasan lebih lanjut kapan itu akan mulai beroperasi,” ujar Karina dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 19 Desember.
Sekadar informasi, Stasiun JIS merupakan proyek pembangunan stasiun KRL yang dirancang untuk menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan jaringan transportasi umum.
Pembangunan dimulai pada 2023 dan sempat ditargetkan dapat beroperasi sementara pada akhir 2023, lalu mundur menjadi April 2024. Namun hingga 2024 hingga 2025, progresnya belum menunjukkan penyelesaian penuh.
Pada Desember awal lalu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) bisa beroperasi pada bulan ini. Dia bilang pengoperasian dikejar pada Desember 2025.
“(Sebelum Nataru) kami usahakan (dapat dibuka). Saya lagi ngejar yang Stasiun JIS. Janjinya kan Desember (dibuka),” ujar Dudy dalam acara media briefing, di Jakarta, Jumat, 5 Desember.
Sementara sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bilang pembangunan stasiun tersebut terus dikerjakan. Dia juga mengaku sudah meminta PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk merampungkan dalam waktu dekat.
BACA JUGA:
“Saya minta konfirmasi lagi (dengan KAI), harapan saya mungkin satu atau dua bulan ini bisa selesai,” tuturnya dalam media briefing, di Jakarta, Selasa, 30 September.
Dudy mengatakan selama ini ketika ada acara ataupun kegiatan yang berlangsung di stadium JIS para pengunjung kesulitan mengakses layanan transportasi publik.
Lebih lanjut, Dudy berharap keberadaan stasiun bisa mendorong aksesibilitas masyarakat terhadap layanan transportasi umum di sekitar stadium.
“Karena biasanya kalau di akhir tahun itu kan banyak event yang berlangsung di wilayah Ancol dan sekitarnya,” jelasnya.