Bagikan:

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) kembali menggelar ajang kompetisi BTN Housingpreneur 2025 pada 22 Oktober hingga 15 Desember mendatang.

Ajang tersebut bertujuan untuk mencari bibit unggul wirausaha dan inovator guna memperkuat ekosistem perumahan nasional.

"BTN Housingpreneur merupakan gerakan akar rumput untuk menjaring ide-ide segar dan solusi inovatif dalam menjawab tantangan kepemilikan rumah di Indonesia," ujar  Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo dalam Kick Start BTN Housingpreneur 2025 di Universitas Indonesia, Depok, Selasa, 28 Oktober.

Setiyo tak menampik saat ini masih banyak keluarga di Indonesia belum memiliki rumah. Padahal, sebagai negara terbesar di ASEAN, kontribusi sektor perumahan di dalam negeri terhadap produk domestik bruto (PDB) justru paling rendah di kawasan.

Dia menambahkan, angka backlog perumahan di Indonesia merupakan tertinggi di kawasan ASEAN, yakni sekitar 3,6 persen.

Selain itu, rasio kredit pemilikan rumah (KPR) terhadap PDB Indonesia juga masih rendah, hanya sekitar 3,4 persen, sementara negara lain seperti Filipina sudah mencapai 7-8 persen.

"Melalui BTN Housingpreneur, kami ingin mendorong munculnya inovator yang bisa menawarkan solusi nyata untuk menjawab masalah perumahan dan menghasilkan bisnis dari inovasi tersebut," katanya.

Corporate Secretary BTN Ramon Armando bilang, melalui ajang tersebut, pihaknya ingin para peserta menghadirkan ide-ide inovatif dan menggunakan bahan ramah lingkungan, hemat energi serta mendukung prinsip keberlanjutan.

Menurut Ramon, BTN Housingpreneur 2025 bukan hanya ajang kompetisi bagi mahasiswa, melainkan juga terbuka bagi pengusaha yang sudah berjalan.

"Kami juga membentuk komunitas alumni dari tiap angkatan. Mereka saling berbagi pengalaman, berkolaborasi, bahkan menciptakan proyek bersama. Jadi, Housingpreneur bukan sekadar lomba, tapi sebuah movement untuk melahirkan wirausaha muda di ekosistem perumahan nasional," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Kerja Sama, Komersialisasi Aset dan Kawasan Terpadu Universitas Indonesia Winny Hanifiati Warouw mengapresiasi langkah BTN menggelar kompetisi tahunan tersebut sebagai wadah kolaborasi antara dunia akademisi dan industri.

"Dengan mengusung konsep eco-tech housing dan keberlanjutan, BTN Housingpreneur sejalan dengan semangat UI untuk membangun bangsa secara berkelanjutan. Kolaborasi antara kampus, industri dan lembaga keuangan seperti BTN menjadi kunci lahirnya ekosistem inovasi di sektor perumahan," terangnya.

Setelah peluncuran di UI, BTN akan melanjutkan roadshow BTN Housingpreneur 2025 ke berbagai kampus besar, yakni di Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Sumatera Utara (USU) Medan dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mendaftarkan diri dan mendapatkan informasi lengkap melalui www.btnhousingpreneur.com atau akun Instagram resmi @btnhousingpreneur untuk mengikuti perkembangan terbaru ajang tersebut.