JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengumumkan 65 lokasi pembangunan tahap pertama program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Dari total 65 lokasi tahap pertama tahun ini, dua di antaranya berada di Provinsi Bengkulu, yakni Desa Penago I, Kabupaten Seluma, dan Desa Merpas, Kabupaten Kaur.
Implementasi program KNMP di Desa Penago I mengabiskan anggaran sekitar Rp20,6 miliar yang diproyeksikan mampu meningkatkan produksi perikanan setempat, sehingga menjadi sentra industri perikanan baru di Kabupaten Selama.
Desa-desa nelayan lain dapat mengirimkan hasil perikanan ke Desa Penago I dan sebaliknya desa-desa tadi akan mendapat pasokan es untuk perbekalan melaut.
Tak hanya berfokus pada infrastruktur perikanan, program KNMP juga mencakup pelatihan, pendampingan hingga penyediaan sarana rantai dingin dan penangkapan ikan modern.
Tujuannya, agar nelayan mampu mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan sekaligus membuka lapangan kerja baru.
Ketua Tim Pelaksana KNMP Trian Yunanda bersama Inspektur ll KKP Lutfi sudah mengunjungi Bengkulu pada 18-20 September 2025.
Trian mengatakan, peninjauan tersebut untuk memastikan kesiapan masyarakat, dukungan pemerintah daerah dan keberlanjutan program.
Menurut dia, KNMP tidak hanya fokus pada bangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat.
"Kami ingin memastikan program ini memberi dampak nyata bagi kesejahteraan nelayan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir," ujar Trian dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin, 22 September.
Sementara itu, Bupati Seluma Teddy Rahman menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui program tersebut.
Dengan dukungan fasilitas dan infrastruktur memadai, KNMP diyakini akan menjadi model pengembangan kampung nelayan ramah lingkungan.
"Program ini adalah langkah nyata mewujudkan kawasan pesisir maju dan berdaya saing," ucap dia.
Selain dua lokasi telah ditetapkan dalam program pembangunan tahap I KNMP, Pulau Enggano di Kabupaten Bengkulu Utara juga menjadi lokasi lain di Bengkulu yang potensial masuk tahap II pembangunan. Kawasan terluar Indonesia di wilayah Samudera Hindia tersebut memiliki potensi perikanan melimpah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara Ir. Fitriyansyah menyatakan kesiapan daerah dalam mendukung program KNMP.
"Untuk persyaratan administrasi, alhamdulillah sudah lengkap. Kami siap mendukung penuh agar pembangunan KNMP di Enggano bisa berjalan lancar nantinya," jelas dia.
BACA JUGA:
Sebelumnya, KKP akan membangun KNMP secara bertahap.
Untuk tahun ini, KKP menargetkan 100 kampung dengan pembangunan tahap I sebanyak 65 lokasi yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 55 Tahun 2025.
Program KNMP digagas untuk mentransformasi produktivitas kampung nelayan menjadi lebih modern dan berdaya saing serta mendukung ketahanan pangan nasional.