JAKARTA - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin, 11 Agustus 2025, akan berpotensi bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Untuk diketahui mengutip Bloomberg, pada hari Jumat, 8 Agustus 2025, Kurs rupiah spot di tutup melemah 0,04 persen ke level Rp16.293 per dolar AS. Sementara itu, kurs rupiah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ditutup naik 0,08 persen ke level harga Rp16.299 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyampaikan pergerakan Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang masih dalam tekanan dari prospek pemangkasan suku bunga oleh the Fed menyusul pernyataan dovish the Fed Bowman yang mendukung tiga kali pemangkasan hingga akhir tahun," ujarnya dalam keterangannya, Senin, 11 Agustus.
Selain itu, ia menambahkan bahwa para investor juga menantikan data penjualan ritel Indonesia siang ini.
Lukman menyampaikan pergerakan rupiah pada Senin, 11 Agustus, diproyeksikan akan bergerak dalam kisaran Rp16.200 per dolar AS hingga Rp16.300 per dolar AS.
BACA JUGA:
Senada, Pengamat Pasar Keuangan dan Komoditas Ariston Tjendra menyampaikan pada Senin, 11 Agustus, pergerakan rupiah berpotensi menguat ke level Rp16.250 terhadap dolar Amerika Serikat (AS) seiring pernyataan anggota The Fed yang mengomentari pemangkasan suku bunga acuan.
"Didasari oleh data ketenagakerjaan AS yang masih melemah, Michelle Bowman, Wakil Ketua Dewan Gubernur The Fed, menyatakan kemungkinan suku bunga acuan bisa dipangkas 3 kali lagi tahun ini," jelasnya kepada VOI, Senin 11 Agustus.
Di sisi lain, ia mengatakan terkait tarif resiprokal, pasar masih menantikan kesepakatan AS dan China hingga 12 Agustus ini.
"Ini mungkin menjaga peluang dolar AS untuk menguat lagi," ujarnya.