Bagikan:

JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menargetkan pabrik manufakturing logam mulia miliknya akan mulai melakukan produksi pada kuartal ke-IV tahun 2027.

Direktur Utama Antam, Achmad Ardianto mengatakan, proyek byang diberi nama Avere ini akan memproduksi emas dengan kadar kemurnian 99,99 persen dengan kapasitas produksi sebesar 30 ton atau hingga 5 juta keping gold minted bars dan coins.

"Diharapkan di tahun 2027 nanti di kuartal keempat sudah bisa commissioning," ujar Achmad dikutip Kamis 17 Juli.

Achmad bilang, pembangunan pabrik anyar ini seiring dengan tingginya permintaan emas dari waktu ke waktu. Di samping itu, pertumbuhan kesadaran masyarakat untuk menggunakan emas sebagai instrumen investasi dan juga untuk hedging atau punya nilai-nilai itu semakin meningkat.

"Penjualan emas seperti Antang juga melalui brand nasionalnya Logamuria juga terus meningkat sehingga sangat membutuhkan bahan baku emas," lanjut dia.

Nantinya, bahan baku emas untuk pabrik ini akan bersumber dari tambang-tambang yang ada di Indonesia. Saat ini kita juga, kata dia, Antam sudah bekerjasama dengan anak perusahaan MIND ID, PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk bisa memanfaatkan secara maksimal emas yang dihasilkan oleh Freeport.

"Dan untuk dimanfaatkan juga oleh bangsa Indonesia. Dibeli dalam bentuk kepingan-kepingan emas yang merupakan produk asli dari bangsa Indonesia," imbuh Achmad.

Proyek yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur ini memiliki nilai investasi sebesar 70 juta dolar AS dan masih dalam tahap pra-konstruksi.