Bagikan:

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa nilai impor Indonesia pada Mei 2025 mencapai 20,31 miliar dolar AS atau mengalami kenaikan 4,14 persen secara tahunan ( year on year/yoy) jika dibandingkan dengan Mei 2024 sebesar 19,51 miliar dolar AS.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat Statistik BPS Pudji Ismartini mengungkapkan kinerja impor non minyak dan gas (migas) pada Mei 2025 mencapai 17,67 miliar dolar AS, atau naik 5,44 persen jika dibandingkan dengan Mei 2024 sebesar 16,76 miliar dolar AS.

Sedangkan nilai impor migas pada Mei 2025 sebesar 2,64 miliar dolar AS atau turun sebesar 3,80 persen jika dibandingkan dengan dengan periode yang sama pada tahun 2024 senilai 2,75 miliar dolar AS.

"Peningkatan nilai impor secara tahunan didorong oleh kenaikan nilai impor non migas dengan memberikan andil kenaikan sebesar 4,67 persen,"ujarnya dalam konferensi pers Selasa, 1 Juli.

Pudji menyampaikan nilai impor menurut penggunaan pada Mei 2025 terjadi peningkatan impor pada golongan barang konsumsi dan barang modal secara tahunan.

Ia menyampaikan impor barang konsumsi mencapai 1,83 miliar dolar AS atau naik 5,28 persen jika dibandingkan dengan dengan periode yang sama pada tahun 2024 senilai 1,74 miliar dolar AS.

Selanjutnya, impor barang modal mencapai 4,44 miliar dolar AS atau naik 24,85 persen jika dibandingkan dengan dengan periode yang sama pada tahun 2024 senilai 3,56 miliar dolar AS.

Sementara itu, impor bahan baku penolong mencapai 14,05 miliar dolar AS atau turun 1,18 persen jika dibandingkan dengan dengan periode yang sama pada tahun 2024 senilai 14,21 miliar dolar AS.