Bagikan:

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bersiap untuk menghadapi lonjakan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) selama periode mudik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2024. Dimana, Pertamina memprediksi konsumsi BBM mengalami kenaikan sebesar 6 persen.

“Jadi secara total mungkin peningkatannya sekitar 5 hingga 6 persen,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting saat meninjau SPBU Pertamina MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin, 1 April.

Rinciannya, kata Irto, diprediksi konsumsi BBM jenis Pertamax akan mengalami kenaikan sebesar 10 persen. Lalu, Pertamax naik 15 persen, Pertamax Turbo naik 6 persen.

Kemudian, sambung Irto, untuk kategori Dex seperti Dexlite dan Pertamina Dex diprediksi naik sebesar 4 persen. Konsumsi avtur juga diprediksi meningkat 1 persen. Serta, konsumsi LPG diprediksi naik 4 persen.

“Sementara untuk stok sendiri kami sudah siapkan (peningkatan) 10 sampai 15 persen, untuk mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan yang meningkat selama ramadan dan Idulfitri,” tutur Irto.

Meski ada kenaikan konsumsi di BBM jenis gasoline, Irto mengatakan penggunaan solar pada periode Lebaran 2024 jutru diprediksi mengalami penurunan. Angkanya diperkirakan mencapai 13 persen.

Penurunan itu, sambung Irto, disebabkan oleh adanya pembatasan angkutan barang dari pemerintah selama periode Lebaran 2024.

“Solar kami prediksi akan ada penurunan konsumsi 13 persen, karena untuk industri dan kendaraan berat itu ada pembatasan untuk perjalanan, karena industri libur,” kata Irto.