Bagikan:

JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri RI, Duta Besar Arif Havas Oegroseno membahas peningkatan hubungan ekonomi saat menerima Wakil Menteri Luar Negeri Republik Panama Carlos Arturo Hoyos di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.

Pertemuan membahas upaya penguatan hubungan bilateral Indonesia–Panama, utamanya di sektor ekonomi, perdagangan dan investasi, dikutip dari keterangan Kementerian Luar Negeri RI, Rabu (5/8).

Kedua Wamenlu mendiskusikan sejarah politik luar negeri dan peran vital Gerakan Non-Blok (GNB), khususnya dukungan GNB yang membantu diplomasi Panama mengembalikan kedaulatan penuh atas Terusan Panama.

Sebagai bagian dari upaya mendekatkan hubungan antara pelaku usaha kedua negara, Wamenlu RI mengundang partisipasi pebisnis Panama pada kegiatan INA-LAC 2026 yang akan berlangsung di Santiago, Chile tanggal 1- 2 Oktober 2026.

Pada gilirannya, Wamenlu Hoyos mengundang kehadiran pelaku usaha Indonesia untuk menghadiri The 3rd International Economic Forum Latin America and the Caribbean/CAF (Januari 2027) dan Expocomer ke-43 (April 2027).

Seluruh event tersebut dinilai strategis bagi Indonesia dalam rangka ekspansi bisnis ke negara kawasan Karibia dan Amerika Latin.

Wamenlu Havas juga menyambut baik ajakan Panama kepada pelaku usaha Indonesia untuk memanfaatkan peluang bisnis dari kerja sama antara Panama dengan Guyana untuk menjadikan Panama sebagai logistical hub.

Dalam pertemuan yang digelar pada 30 Juli itu, Wamenlu Hoyos didampingi Duta Besar Panama untuk Indonesia Bernardo Brea Rodríguez dan Direktur Departemen Asia-Pasifik Kementerian Luar Negeri Panama Carlos Karica.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+