Bagikan:

TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, berharap pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bisa membuka transparansi dan koordinasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

"Yang sudah pasti itu transparansinya, mereka membutuhkan informasi terkait dengan penerima manfaat, terutama untuk sekolah-sekolah, kita sudah siapkan datanya," kata Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten TangerangAgus Supriatna di Tangerang, Rabu.

Ia mengatakanketerbukaan informasi sangat penting agar pemerintah daerah dapat melakukan pemerataan cakupan Program MBG di wilayah-wilayah terpencil.

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah (pemda) membutuhkan akses informasi yang lebih terbuka terkait pelaksanaan MBG, terutama mengenai data penerima manfaat dan penentuan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Hanya saja setelah ada penentuan titik, dimana sudah terlayani, itu harus diinformasikan ke pemerintah daerah, sehingga kita juga bisa memetakan, wilayah mana saja yang sebenarnya menjadi prioritas untuk titik MBG itu sendiri," ungkapnya.

Dengan adanya kepemimpinan baru BGN, ia berharap dapat memperkuat sinergitas dengan pemda agar pelaksanaan MBG berjalan lebih efektif, efisien, dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

"Terlebih, pemerintah daerah telah memiliki Satuan Tugas (Satgas) MBG yang siap mendukung percepatan program nasional tersebut di tingkat daerah," kata dia.

SebelumnyaPresiden Prabowo Subianto mengganti sejumlah pejabat BGN,dimanaDadan Hindayana sebagai Kepala BGN digantikan oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN.

"Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni 2026Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan BGN," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (2/6).