Bagikan:

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berupaya mendapatkan hak veto atas potensi investasi Rusia maupun China di Greenland.

Menurut laporan The Telegraph mengutip sumber diplomatik, tujuan utama pemerintahan Trump dalam negosiasi mengenai masa depan Greendland adalah dengan mencegah China mendapatakses terhadap sumber daya mineral di pulau itu.

Perwakilan dari AS, Greenland, dan Denmark dilaporkan diam-diam sedang melakukan negosiasi rahasia terkait kesepakatan yang dapat memenuhi keinginan Trump untuk mengendalikan wilayah tersebut.

Pembicaraan itu dirancang untuk memberikan Trumpkesempatan agar tidak lagi menggunakan ancaman untuk mengambil alih pulau Arktik itu dengan kekuatan militer, menurut The Telegraph.

Dilansir ANTARA dari Sputnik, Selasa, 19 Mei, Washington dilaporkan khawatir terhadap dominasi China dalam pasokan global unsur tanah jarang, yang mencapai sekitar 70 persen, serta kendaliatas90 persen proses pengolahan. Amerika menilai China dapat memanfaatkanhal itu sebagai alat tekanan.

Sumber lain mengatakan kepada surat kabar itu, Amerika hanya akan mencoba mengekstraksi sebagian besar minyak, uranium, logam tanah jarang, dan mineral penting lain di bawah lapisan esjika Beijing memutus pasokan global.

Greenlandmerupakan bagian dari Kerajaan Denmark. Namun, Trump berulang kali menyatakan wilayah itu seharusnya bergabung dengan AS, dengan menekankan pentingnya strategis pulau tersebut bagi keamanan nasional.

Pemerintah Denmark dan Greenland telah memperingatkan Washington agar tidak mengambil alih pulau itu, serta menegaskan mereka berharap integritas wilayah mereka dihormati.