Bagikan:

YOGYAKARTA – Profil Ali Al Zaidi mendapat sorotan dunia setelah namanya dicalonkan sebagai Perdana Menteri Irak yang baru. Pengusulan namanya dilakukan oleh Aliansi blok politik Syiah Irak yakni Coordination Framework pada Senin, 27 April 2026.

Perlu diketahui bahwa Coordination Framework adalah koalisi parlemen yang paling mendominasi di Irak dan di dalamnya banyak diisi oleh fraksi sekutu Iran. Nama Al Zaidin sendiri dikenal sebagai bankir multimiliuner dan dinilai mampu meredakan ketegangan antara Amerika dan Iran, dua negara yang sama-sama punya kepentingan di Irak.

Profil Ali Al Zaidi

Dilansir dari The National News, Ali Al Zaidi dikenal sebagai seorang pengusaha yang memiliki koneksi luas. Ia tidak memiliki latar belakang politik apapun. Dari segi pendidikan, Al Zaidi memiliki gelar sarjana bidang hukum, keuangan, dan perbankan. Sedangkan pendidikan magister ia selesaikan di bidang keuangan dan perbankan.

Di bidang bisnis, ia memang dianggap sebagai sosok yang berhasil karena mampu menciptakan kesepakatan yang baik dengan berbagai pihak. Salah satu perusahaan yang dimiliki oleh Al Zaidi bernama Al Awees. Perusahaan tersebut dilaporkan mengelola investasi hingga mencapai 500 juta dolar AS. Al Awees dilaporkan memiliki kontrak jangka panjang sebagai perusahaan pemasok makanan pokok ke Sistem Distribusi Publik Irak, sebuah program ransum subsidi untuk jutaan masyarakat Irak.

Selain itu nama Al Zaidi juga dikaitkan dengan perusahaan perbankan di Irak, di mana perusahaan tersebut kerap dikaitkan dengan tindakan korupsi yang dilakukan oleh para partai politik lokal untuk menhimpun dan menyelendupkan dollar AS.

Munculnya nama Al Zaidi memang sempat diwarnai berbagai spekulasi, termasuk adanya anggapan kedekatan antara Amerika di bawah pemerintahan Donald Trump. Namun, ada pula yang menganggap bahwa sosok Al Zaidi justru menjadi sosok penengah yang mendatangkan kompromi.

Al Zaidi dianggap sebagai tokoh independen tanpa basis partai. Profil Ali Al Zaidi juga dianggap unggul karena mampu menjalin relasi berbagai kbu, baik antara Barat dengan Teheran.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+