Bagikan:

JAKARTA - Pemerintah menyatakan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang sedang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian di Lebanon. Istana juga menegaskan langkah lanjutan sudah dijalankan, mulai dari permintaan investigasi hingga upaya pemulangan jenazah.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi melalui pesan suara yang diterima di Jakarta, Selasa, 31 Maret. Atas nama Presiden, Prasetyo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan seluruh jajaran TNI atas kehilangan tersebut.

Menurut Prasetyo, pemerintah melalui Menteri Luar Negeri telah lebih dulu menyampaikan sikap resmi. Pemerintah, kata Mensesneg, menyayangkan kejadian itu dan meminta otoritas terkait melakukan investigasi.

Di saat yang sama, pemerintah juga bergerak pada langkah yang lebih mendesak. Prasetyo mengatakan dirinya telah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, dan Panglima TNI untuk mengupayakan pemulangan jenazah ketiga prajurit yang gugur.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memberi perhatian pada pasukan yang masih bertugas di lapangan. Prasetyo menyebut briefing telah disiapkan bagi seluruh prajurit TNI yang masih menjalankan misi di Lebanon agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kami pemerintah menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya,” kata Prasetyo. Ia menegaskan, pemerintah merasakan kehilangan besar atas gugurnya tiga prajurit tersebut.