Bagikan:

KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim membahas eskalasi konflik di Timur Tengah melalui sambungan telepon dengan Presiden RI Prabowo Subianto.

Dalam keterangannya, Anwar menyebut pembicaraan tersebut mencakup berbagai isu terkini, termasuk konflik Iran–Israel.

“Dalam panggilan telepon dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto kemarin, kami bertukar pandangan mengenai berbagai isu terkini, termasuk konflik Iran-Israel,” ujarnya dikutip dari Antara, Selasa, 24 Maret.

Selain itu, kedua pemimpin sepakat untuk menggelar pertemuan dalam waktu dekat. Agenda tersebut mencakup rencana kunjungan Anwar ke Jakarta guna memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.

“Menyentuh isu regional dan internasional, kami juga bertukar pandangan mengenai konflik Iran-Israel serta pentingnya pendekatan diplomasi yang berkelanjutan,” kata Anwar.

Dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin juga menyerukan pentingnya perdamaian serta upaya meredakan ketegangan di kawasan.

Malaysia, lanjut Anwar, akan terus mendukung langkah diplomasi untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai.

“Agar ketegangan dapat dikurangi, nyawa warga sipil terlindungi, serta ruang perundingan yang bermakna dapat dibuka menuju penyelesaian yang damai dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan komunikasi dengan sejumlah pemimpin negara dalam rangka Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk dengan Anwar Ibrahim.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan komunikasi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kedekatan dan memperkuat kerja sama antarnegara.

Ia menambahkan, momentum Idulfitri dimanfaatkan untuk mempererat hubungan diplomatik yang telah terjalin.