JAKARTA – Pemerintah akan memberikan penghormatan terakhir dengan upacara militer bagi Wakil Presiden (Wapres) Ke-6 RI, Try Sutrisno, yang wafat di RSPAD Gatot Soebroto, Senin, 2 Maret, sekitar pukul 07.00 WIB.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan negara akan memastikan seluruh rangkaian prosesi pemulasaraan hingga pemakaman almarhum berjalan dengan penuh kehormatan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
“Benar (Wapres Ke-6 Try Sutrisno meninggal dunia, red.). Kita berdukacita sangat mendalam,” ujar Prasetyo kepada wartawan, dikutip Antara.
Ia menyatakan telah menginstruksikan jajaran terkait, termasuk RSPAD, Komando Garnisun Tetap I/Jakarta, serta Kementerian Sekretariat Negara, untuk memberikan atensi terbaik dalam pelaksanaan penghormatan terakhir.
“Saya sudah minta RSPAD, Garnisun, Setneg untuk memberikan atensi terbaik,” katanya.
Upacara militer tersebut akan menjadi simbol penghargaan negara atas pengabdian Try Sutrisno, baik sebagai prajurit TNI maupun sebagai Wakil Presiden RI periode 1993–1998.
BACA JUGA:
Kabar wafatnya Try Sutrisno sebelumnya disampaikan oleh pihak keluarga dan juga oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, serta dibenarkan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara dan Pasukan Pengamanan Presiden.
Jenazah almarhum dimandikan di RSPAD sebelum dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat. Pemerintah memastikan seluruh prosesi akan dilaksanakan secara khidmat sesuai tata upacara kenegaraan.