JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Jerman memperingatkan warganya di Timur Tengah tentang kemungkinan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Laporan majalah Focus, pada Rabu (25/2) menyampaikan warga negara Jerman di Israel tidak boleh meninggalkan rumah mereka jika wilayah udara ditutup karena serangan Iran.
Kementerian tersebut mencatat jika wilayah udara ditutup, kedutaan Iran tidak akan dapat sepenuhnya memberikan bantuan kepada warga negara Jerman.
Dilansir ANTARA dari Sputnik, Kedutaan Jerman di Tel Aviv merekomendasikan agar warga Jerman di Israel mengunduh aplikasi seluler yang memperingatkan bahaya atas serangan rudal.
BACA JUGA:
Di tengah meningkatnya situasi keamanan di kawasan tersebut, warga Jerman disarankan untuk menyetok persediaan dan mencari tahu lokasi tempat perlindungan, menurut laporan itu.
Selain itu, kedutaan besar Jerman di Beirut memperingatkan kemungkinan pembatasan penerbangan dan mendesak warga Jerman di Lebanon untuk mengambil langkah antisipasi saat bepergian.