WASHINGTON D.C. - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang menarik untuk destinasi investasi dan patut diperhitungkan oleh pelaku usaha global.
Hal tersebut disampakan Presiden Prabowo Subianto di hadapan para pengusaha Amerika Serikat dalam acara Business Summit yang digelar di US Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu, 18 Februari waktu setempat.
Dalam forum tersebut Presiden Prabowo juga sampaikan, jika Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang tidak hanya melimpah tetapi juga strategis. Namun, menurutnya, daya tarik investasi Indonesia tidak berhenti pada aspek tersebut.
Presiden Prabowo menilai Indonesia saat ini tengah mendorong percepatan industrialisasi yang membuka peluang investasi baru di berbagai sektor. Dari sisi sumber daya alam, lanjutnya, Indonesia memiliki cadangan mineral kritis seperti nikel, tembaga, dan bauksit yang menjadi bahan baku penting bagi teknologi masa depan.
Sementara itu, dari sisi industrialisasi, Presiden Prabowo mengatakan Indonesia kini berfokus pada hilirisasi sumber daya alam.
Presiden Prabowo mencontohkan bahwa Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan menginisiasi 18 proyek hilirisasi tahun ini, termasuk proyek pengolahan sampah menjadi energi senilai Rp50,4 triliun (USD 3 miliar).