JAKARTA - Pesawat pasukan udara Israel meluncurkan sederet serangan ke sejumlah wilayah Lebanon selatan pada Sabtu malam, kata salah satu sumber di lapangan militer Lebanon kepada RIA Novosti.
"Semalam, pesawat tempur Israel melancarkan serangkaian serangan dahsyat dengan menggunakan rudal beratberpemandudi … [sejumlah wilayah] di Lebanon selatan," kata sumber tersebut.
Tercatat 14 serangan yang diluncurkan secara bertahap ke daerah-daerah pegunungan dan dekat daerah pemukiman, katanya.
Kantor berita nasional Lebanon NNA melaporkan sejumlah serangan baru Israel terhadap negara tersebut.
BACA JUGA:
Militer Israel merilis sebuah pernyataan di platform digital berbahasa Arab mereka yang menyatakan bahwa fasilitas infrastruktur militer milik kelompok Hizbullah di Lebanon selatan telah diserang.
Pada akhir Agustus 2025, pemerintah Lebanon menugaskan militer untuk memonopoli persenjataan pada akhir 2025.
Sebagai bagian dari keputusan tersebut, militer mulai melakukan pengerahan pasukan yang diperluas di selatan, melenyapkan gudang senjata dan terowongan Hizbullah sesuai dengan perjanjian gencatan senjata dengan Israel yang dicapai pada 27 November 2024.
Kendati demikian, Israel terus menyerang wilayah Lebanon dan mengancam akan melakukan serangan besar-besaran jika Lebanon gagal mematuhi komitmennya.