ACEH - Mengawali tahun baru 2026, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat koordinasi bersama 10 anggota Kabinet Merah Putih, 15 direktur utama BUMN, gubernur dan wakil gubernur Aceh, serta Bupati Aceh Tamiang pada Kamis, 1 Januari di Aceh Tamiang.
Presiden Prabowo menegaskan kedatangannya kembali ke lokasi bencana yang dilakukan sejak awal tahun karena banyak yang bertanya soal kehadiran presiden.
Meski begitu, Presiden Prabowo berjanji sebisa mungkin akan mendatangi tempat-tempat yang terdampak bencana. Presiden Prabowo mengerti semua daerah terdampak pasti mengalami kesulitan.
Menurutnya, kedatangan banyak pejabat ke lokasi bencana bukan sekadar datang. Hal ini sebagai upaya untuk terus saling mengecek, memeriksa, hingga mencari masalah.
Menurut Presiden Prabowo, salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap untuk dihujat, atau siap untuk difitnah. Namun, lanjut Presiden Prabowo, seorang pemimpin tidak boleh patah semangat.