Bagikan:

JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, didampingi Pj Sekprov Kaltara Bustan dan Plt Kadisnakertrans Kaltara, Asnawi, menemui Wakil Menteri (Wamen) Ketenagakerjaan Afriansyah Noor di kantor Kemenaker untuk membahas percepatan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) serta penguatan pelatihan vokasi di Kaltara.

Wagub Ingkong mengatakan pembangunan BLK menjadi kebutuhan mendesak, sehingga tenaga kerja lokal siap bersaing dan mampu mengisi kebutuhan industri serta Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah berjalan di Kaltara.

“Di Kaltara sudah ada beberapa proyek strategis yang sedang berjalan. Karena itu, kita harus mempersiapkan tenaga kerja lokal yang terampil dan kompeten agar masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari proyek strategis tersebut,” kata Ingkong, Jumat, 12 Desember.

Ingkong mengungkapkan, untuk merealisasikan BLK Pemprov Kaltara telah menyiapkan lahan seluas lima hektare di Tanjung Selor sebagai lokasi pembangunan.

“Untuk lahan sudah disiapkan agar pembangunan BLK bisa cepat terlaksana di 2026,” ungkapnya.

Ingkong menerangkan kehadiran BLK akan menjadi pusat pelatihan vokasi yang ditujukan untuk memperkuat kualitas tenaga kerja lokal di berbagai sektor industri, mulai energi, infrastruktur, hingga proyek strategis nasional yang ada di Kaltara.

"Pemprov Kaltara menargetkan BLK menjadi motor peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal serta memperbesar peluang mereka terserap dalam industri besar yang berkembang di Bumi Benuanta ini," kata dia.