Bagikan:

JAKARTA - Israel berencana membuka kembali penyeberangan utama antara Yordania dan Tepi Barat, pertama kali sejak September, pada Hari Rabu untuk lalu lintas barang dan bantuan, kata seorang pejabat keamanan Israel.

Penyeberangan Jembatan Allenby atau Jembatan Raja Hussein, ditutup setelah pengemudi truk yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza melepaskan tembakan dan menewaskan dua personel militer Israel, sebelum akhirnya tewas ditembak oleh pasukan keamanan.

Dalam beberapa minggu terakhir, "penyesuaian keamanan" telah dilakukan di penyeberangan tersebut, baik di sisi Israel maupun Yordania, kata pejabat Israel itu.

"Selain itu, prosedur penyaringan dan profil keamanan untuk pengemudi Yordania dan untuk isi truk telah diperketat, dan pasukan keamanan khusus telah ditugaskan untuk mengamankan penyeberangan," kata pejabat itu, melansir The National (10/12).

Penyeberangan Allenby adalah rute utama untuk perdagangan antara Yordania dan Israel dan gerbang utama, dan seringkali satu-satunya, bagi lebih dari tiga juta warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel untuk mencapai Yordania dan dunia yang lebih luas.

Kekerasan di Tepi Barat meningkat tajam sejak serangan Hamas terhadap Israel pada Oktober 2023 memicu perang Gaza. Israel telah melancarkan serangan militer di Tepi Barat sejak saat itu, yang menurut mereka merupakan tindakan keras terhadap militan Palestina.

Puluhan ribu warga sipil telah mengungsi, dan meskipun banyak korban tewas adalah militan, warga Palestina dan kelompok hak asasi manusia mengatakan puluhan pelempar batu dan warga sipil telah tewas.

Kekerasan belum berhenti meskipun gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada Oktober.

Diketahui, pasukan atau pemukim Israel telah membunuh lebih dari 1.000 warga Palestina, banyak di antaranya militan, tetapi juga puluhan warga sipil, di Tepi Barat sejak dimulainya perang Gaza, menurut perhitungan AFP berdasarkan angka Kementerian Kesehatan Palestina.

Setidaknya 44 warga Israel, termasuk tentara dan warga sipil, telah tewas dalam serangan Palestina atau operasi militer Israel, menurut angka resmi Israel.