YOGYAKARTA - Presiden Prabowo Subianto tak memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeringati puncak acara Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Komplek Kepatihan Yogyakarta pada hari ini, Selasa, 9 Desember.
Dari pantauan di lokasi, kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WIB diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Tidak ada kehadiran rombongan Presiden Prabowo Subianto meski Ketua KPK Setyo Budiyanto mengaku sudah memberikan undangan dan berkoordinasi dengan pihak Sekretariat Negara (Setneg).
Meski begitu, sejumlah pejabat di kabinet Prabowo sudah hadir. Mereka di antaranya Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierly, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menkomdigi Meutya Hafidz, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Sarah Sadiqa, serta Kepala Badan Pengawasan dan Keuangan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh.
Kemudian, kegiatan ini dihadiri pejabat struktural hingga Dewan Pengawas KPK. Tampak juga eks Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.
Adapun dalam kegiatan ini, juga dihadiri Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X. Lalu ada juga perwakilan aparat penegak hukum lainnya dari Polri hingga Kejaksaan.
Sementara saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut Presiden Prabowo sudah ada agenda terjadwal ke luar negeri. Tapi, dia yakin ketidakhadiran orang nomor satu tak akan mengurangi esensi perayaan Hakordia.
“Yang ingin menyampaikan pesan utama bahwa pemberantasan korupsi adalah ikhtiar kolektif, yang melibatkan seluruh unsur masyarakat,” kata Budi saat dikonfirmasi.
Selama rangkaian acara berlangsung di Yogyakarta, komisi antirasuah juga sudah menggandeng banyak pihak. “Hal ini selaras dengan komitmen Bapak Presiden dalam penguatan pemberantasan korupsi di Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita,” tegasnya.
Sebagai pengingat, Presiden Prabowo Subianto juga absen dari puncak pelaksanaan Hakordia 2024 meski sudah diundang pada awal masa jabatannya. Ketika itu kegiatan dilaksanakan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
Untuk menggantikannya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan hadir dalam kegiatan tersebut. Dia sempat menyampaikan perintah Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya, yakni minta pemberantasan korupsi tak boleh ragu-ragu.
"Perkenankan saya mewakili Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto, untuk memberikan sambutan pada acara Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2024," kata Budi saat itu.
"Pada berbagai kesempatan, Bapak Presiden Prabowo Subianto juga memerintahkan kepada seluruh penegak hukum untuk tidak boleh ragu-ragu dan harus tegas di dalam memberantas tinda pidana korupsi, judi online, narkoba, dan penyelundupan," sambung dia.
Diberitakan sebelumnya, KPK memilih Yogyakarta sebagai pusat kegiatan Hakordia 2025 yang bertema 'Satukan Aksi, Basmi Korupsi'. Kegiatan ini diselenggarakan pada 6-9 Desember.
BACA JUGA:
Yogyakarta dipilih KPK karena dikenal sebagai kota pendidikan dan kota budaya. Kondisi ini selaras dengan upaya pemberantasan korupsi, khususnya melalui lajur pencegahan dan pendidikan.
Selain itu, Jogja sebagai salah satu pemerintah daerah yang memiliki tata kelola pemerintahan yang baik.