JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 17 titik lokasi parkir di sekitar kawasan Monimen Nasional (Monas) untuk digunakan oleh masyarakah yang akan menghadiri Reuni 212 hari ini, Selasa 2 Desember. Penyiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut total kapasitas parkir yang tersedia mencapai 10.794 Satuan Ruang Parkir (SRP). Jumlah itu terdiri dari 5.401 SRP sepeda motor dan 5.393 SRP mobil.
"Lokasi parkir terdiri dari parkir off street dan on street," kata Syafrin dalam keterangannya, Selasa, 2 Desember.
Berikut 17 lokasi parkir yang disediakan Pemprov DKI:
1. Pelataran Parkir IRTI Monas
2. Stasiun Gambir
3. Wisma Antara
4. Menara Dana Reksa
5. Kementerian BUMN
6. Gedung Telkom STO Gambir
7. Perpustakaan Nasional
8. Lemhanas
9. Kantor Indosat Ooredoo
10. Galeri Nasional
11. TPE Sabang
12. Gedung Sarinah
13. Gedung Djakarta Theater
14. Gedung Jaya
15. Wahid Hasyim
16. Plaza Indonesia
17. Grand Indonesia
Selain parkir, Syafrin juga memastikan layanan angkutan umum tetap berjalan. Transjakarta beroperasi seperti biasa, namun penyesuaian rekayasa lalu lintas tetap dilakukan mengikuti situasi lapangan.
Syafrin mengimbau masyarakat yang akan menggunakan transportasi umum jarak jauh untuk mengatur waktu perjalanan, terutama penumpang kereta api yang akan menuju Stasiun Gambir.
"Kepada para pengguna kereta api jarak jauh yang akan menuju Stasiun Gambir agar dapat menyesuaikan waktu perjalanannya," ujar Syafrin.
Syafrin juga meminta pengendara menghindari kawasan sekitar Monas pada waktu kegiatan berlangsung. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan arus kendaraan dan kapasitas jalan di sekitar lokasi.
"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," imbuhnya.
Kegiatan Reuni 212 rencananya berlangsung pukul 18.00 WIB hingga malam hari. Akan tetapi, mobilisasi massa diperkirakan mulai terjadi sejak sore hari.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komaruddin menyampaikan bahwa pihaknya memprediksi kepadatan arus kendaraan di Jalan Medan Merdeka Barat, Timur, Utara, dan Selatan, terutama pada sore hari yang bertepatan dengan jam pulang kantor.
“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di Jakarta untuk menghindari ruas-ruas tersebut,” katanya kepada media di Polda Metro Jaya, Senin, 1 Desember.
BACA JUGA:
Pengalihan arus akan dilakukan secara situasional. Jika mobilisasi massa cukup besar, pengalihan akan diberlakukan lebih awal. Namun sebaliknya, jika kondisi lapangan masih memungkinkan, jalur tetap dibuka untuk masyarakat umum.
“Mengingat pelaksanaan sore, tentu bersamaan dengan jam pulang kantor, ini juga perlu diantisipasi,” ucapnya.