BANJARNEGARA - Petugas SAR gabungan mengevakuasi dua korban meninggal dunia akibat tanah longsor Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah yang terjadi pada Minggu (16/11) siang.
"Sementara sudah ditemukan dua korban meninggal dunia," kata Kepala Kantor SAR Semarang Budiono dilansir ANTARA, Senin, 17 November.
Dia menyebut korban pertama ditemukan pada Minggu (16/11) sore, setelah kejadian.
Ia menyebut korban awalnya ditemukan dalam kondisi terluka dan sempat mendapatkan perawatan.
Korban, kata dia, dilaporkan meninggal dunia pada Senin pagi.
Satu korban lainnya ditemukan pada Senin pagi.
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban lain di lokasi longsor tersebut.
Selain itu, katanya, petugas melakukan evakuasi terhadap warga yang menyelamatkan diri ke perbukitan di sekitar lokasi
Petugas masih membuka akses jalan menuju desa yang ikut tertimpa material longsoran.
Kondisi tersebut, ujar dia, mengakibatkan akses alat berat menuju lokasi sulit dilalui.
"Kondisi medan cukup menyulitkan karena material longsor tebal dan cuaca masih tidak stabil," katanya.
Petugas juga masih memantau kondisi di sekitar lokasi untuk mengantisipasi longsor susulan.
Tanah longsor melanda Desa Pandanarum diduga dipicu curah hujan cukup tinggi yang mengguyur wilayah perbukitan selama beberapa jam.