CILEGON - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku gugup saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian Pabrik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Kamis (6/11/2025). Gugupnya bahkan membuat ia sempat salah menyebut nama dan jabatan pejabat negara di hadapan Presiden.
Pada awal pidato, Bahlil hendak menyapa jajaran kabinet yang hadir. Setelah menyebut nama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, ia mengaku salah. Kemudian menyebut Menteri Dalam Negeri sebagai Prasetyo Hadi. Lalu meralat menyebut menteri Sekretaris Negara Prosetyo Hadi serta Menlu Sugiono. “Ini gugup saya, Pak,” kata Bahlil sambil tertawa ke arah Prabowo.
Di hadapan Prabowo—yang datang menggunakan helikopter—Bahlil menyampaikan apresiasi karena presiden tetap menyempatkan hadir meski agenda padat. Ia menegaskan komitmen pemerintah membuka karpet merah bagi semua negara, termasuk Korea Selatan.
Bahlil juga membeberkan bahwa proyek pabrik petrokimia raksasa ini sempat mangkrak 5–6 tahun. Ia mengklaim persoalan tanah berhasil diselesaikan Satgas Investasi bersama kepolisian dan kejaksaan. “Kontribusi Polri dan jaksa sangat luar biasa,” ujarnya.
BACA JUGA:
Bahlil mengingat kembali perjuangannya meyakinkan investor sejak 2020–2021, termasuk 10 kali terbang ke Korea saat pandemi COVID-19. Bahkan salah satu stafnya harus tinggal di Korea karena terpapar virus. “Demi kebersamaan Korea dan Indonesia, kita maju terus pantang mundur,” tegasnya.
Pabrik Lotte Chemical Indonesia diharapkan memperkuat hilirisasi industri dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di Banten.