JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan 10 orang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di provinsi Riau. Mereka masih diperiksa intensif di sana dan belum dibawa ke gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
“Belum (dibawa ke Jakarta, red). Saat ini (10 orang, red) masih di lokasi,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin, 3 November.
Budi menyebut ada penyelenggara negara yang terjaring. Mereka rencananya akan dibawa ke Jakarta pada Selasa, 4 November.
“Jadi rencana tim akan membawa ke gedung KPK Merah Putih kemungkinan dijadwalkan besok,” tegasnya.
BACA JUGA:
Adapun dalam OTT ini, sambung Budi, tim KPK tidak hanya mengamankan 10 orang tapi juga uang. Namun, dia belum memerinci berapa jumlahnya.
“Nanti, kami akan update sekalian. Tentunya ada sejumlah uang juga ya, nanti kami akan update soal itu,” ujar Budi.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyebut pihak yang diamankan adalah Gubernur Riau Abdul Wahid dan sejumlah pejabat di Dinas PUPR Riau.
“Salah satunya (yang ditangkap Gubernur Riau, red),” tegasnya saat dikonfirmasi terpisah melalui pesan singkat.