JAKARTA — Sebuah rekaman percakapan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto beredar luas dan menjadi sorotan publik internasional. Percakapan keduanya terekam tanpa sengaja akibat mikrofon di podium yang masih menyala saat berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm El Sheikh, Mesir, Senin 13 Okober
Berikut kronologi lengkap bocornya momen tersebut:
1. KTT Perdamaian Gaza digelar di Sharm El Sheikh
Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri sejumlah pemimpin dunia untuk membahas langkah rekonstruksi dan stabilisasi pascagencatan senjata antara Israel dan Hamas. Salah satu sesi penting di hari kedua adalah pidato Presiden AS Donald Trump yang menekankan peran negara-negara kawasan dalam menjaga stabilitas Timur Tengah.
2. Trump dan Prabowo berdiri berdampingan di belakang podium
sai Trump menyampaikan pidato, para kepala negara diberi kesempatan untuk berbincang secara informal sebelum meninggalkan ruang utama. Saat itulah Prabowo dan Trump tampak berdiri berdampingan di belakang podium. Kamera media internasional yang masih aktif menangkap momen tersebut.
3. Mikrofon di podium ternyata masih menyala
Menurut laporan Reuters, mikrofon yang digunakan usai Trump pidato ternyata belum dimatikan oleh tim teknis. Kondisi itu membuat percakapan pribadi keduanya terekam dan terdengar jelas dalam siaran langsung internal media penyelenggara yang kemudian tersebar di media internasional.
4. Isi percakapan singkat: permintaan bertemu Eric Trump
Dalam rekaman yang bocor, Prabowo terdengar mengatakan wilayah yang “tidak aman dari segi keamanan”, lalu melanjutkan dengan pertanyaan kepada Trump, “Bisakah saya bertemu Eric?”
Trump menjawab, “Saya akan meminta Eric menelepon. Dia anak baik. Saya akan meminta Eric menelepon.”
Prabowo kemudian menimpali, “Kita akan mencari tempat yang lebih baik.” Trump menegaskan kembali, “Saya akan meminta Eric meneleponmu.” Prabowo lalu menambahkan, “Eric atau Don Jr.”
5. Hubungan bisnis keluarga Trump di Indonesia kembali disorot
Percakapan itu memunculkan spekulasi publik karena Eric Trump dan Donald Trump Jr. merupakan eksekutif di Trump Organization, perusahaan real estat dan perhotelan milik keluarga Trump. Perusahaan tersebut memiliki sejumlah proyek di Indonesia, termasuk klub golf di luar Jakarta dan resor di Bali yang masih dalam tahap pengembangan.
BACA JUGA:
6. Pemerintah Indonesia belum memberikan keterangan resmi
Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana maupun Kementerian Luar Negeri RI belum memberikan pernyataan resmi mengenai konteks dan isi percakapan tersebut. Sementara itu, media internasional terus menyoroti peristiwa ini sebagai salah satu insiden diplomatik yang terjadi di sela forum perdamaian tingkat dunia.