Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri RI memastikan Presiden Prabowo Subianto tidak berkunjung ke Israel usai menghadiri pertemuan mengenai Jalur Gaza di Mesir.

Presiden Prabowo yang saat ini tengah berada di Mesir dilaporkan media Israel akan berkunjung ke negara itu pada Hari Selasa.

"Tidak ada rencana sebagaimana yang diberitakan tersebut. Sesuai dengan rencana awal bahwa Presiden akan kembali ke Tanah Air setelah acara di Mesir selesai," kata Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang, Senin 13 Oktober.

Sebelumnya, The Times of Israel pada Hari Senin menyebutkan Presiden Prabowo akan mengunjungi Israel usai mengikuti pertemuan di Mesir.

Mengutip sumber yang tidak disebutkan, media tersebut mengatakan Presiden Prabowo akan menjadi pemimpin pertama Indonesia yang datang ke Israel.

Presiden Prabowo diketahui terbang ke Mesir pada Miggu malam untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh pada Senin 13 Oktober.

Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin siang menginformasikan, Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Kepala Negara beserta rombongan terbatas tiba sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

Pada KTT ini rencananya Presiden Prabowo akan menyaksikan upacara penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Gaza.

"Diundangnya Presiden Prabowo pada KTT Sharm El-Sheih menunjukkan peran penting Indonesia dalam mendorong terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik Gaza," kata keterangan Sekretariat Presiden.

Selain itu, hal ini juga menjadi bukti komitmen Indonesia dalam menciptakan ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan pada pembukaan UUD 1945.