Bagikan:

JAKARTA - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengatakan memiliki semua otorisasi yang diperlukan untuk serangan militer AS terhadap kapal-kapal di lepas pantai Venezuela yang diduga membawa narkoba ilegal, dalam wawancara dengan Fox News yang disiarkan pada Hari Minggu.

Amerika Serikat menewaskan empat orang dalam sebuah serangan di Laut Karibia pada Hari Jumat, setidaknya serangan keempat dalam beberapa minggu terakhir.

"Kami memiliki semua otorisasi yang diperlukan. Mereka ditetapkan sebagai organisasi teroris asing," kata Menhan Hegseth dalam sebuah wawancara di acara "The Sunday Briefing" di Fox News, melansir Reuters 6 Oktober.

Kendati demikian, Menhan Hegseth tidak memberikan detail lebih lanjut tentang otorisasi tersebut.

Washington mengutip Konstitusi AS, kewenangan perang, penetapan kartel narkoba sebagai organisasi teroris asing, hak untuk membela diri dan hukum internasional tentang kombatan ilegal sebagai dasar hukum untuk serangan tersebut.

Para pakar hukum dan beberapa anggota parlemen berpendapat, penggunaan kekuatan militer di perairan internasional terhadap terduga pelaku kejahatan melanggar proses hukum, melanggar norma penegakan hukum, tidak memiliki landasan hukum yang jelas berdasarkan hukum AS dan internasional, serta tidak dibenarkan oleh penetapan kartel sebagai teroris.

Menhan Hegseth dan Presiden Donald Trump belum memberikan bukti atas klaim kapal-kapal yang menjadi target membawa narkoba.

Presiden Trump mengatakan kepada Kongres pekan lalu, Ia telah menetapkan AS berada dalam "konflik bersenjata non-internasional" dengan kartel narkoba, tanpa memberikan alasan hukum baru.

Para kritikus mengatakan serangan terhadap kapal-kapal tersebut merupakan upaya lebih lanjut oleh Presiden Trump untuk menguji ruang lingkup kewenangan kepresidenannya. Para pakar hukum mempertanyakan mengapa militer yang melakukan serangan ini, alih-alih Penjaga Pantai AS, badan hukum maritim negara tersebut.

"Jika Anda berada di belahan bumi kami, jika Anda berada di Karibia, jika Anda berada di utara Venezuela dan Anda ingin menyelundupkan narkoba ke Amerika Serikat, Anda adalah target sah militer Amerika Serikat," kata Menhan Hegseth.

Presiden Trump pada Hari Minggu mengatakan pengerahan militer AS di Karibia telah menghentikan perdagangan narkoba dari Amerika Selatan.

"Tidak ada narkoba yang masuk ke perairan. Dan kita akan melihat apa tahap kedua," ujarnya kepada para wartawan di Gedung Putih.