Bagikan:

JAKARTA - Penjaga perbatasan Polandia melihat kapal nelayan Rusia bertingkah mencurigakan di dekat pipa gas di perairan lepas kota Wladyslawowo, di tengah kekhawatiran atas kemungkinan operasi sabotase di Laut Baltik.

Laut Baltik berbatasan dengan delapan negara aliansi NATO yang telah menggandakan upaya untuk melindungi kabel dan pipa bawah laut setelah serangkaian insiden sabotase yang diduga terjadi, beberapa di antaranya oleh Barat dituduhkan kepada Moskow. Sementara Rusia membantah terlibat.

"Pada 1 Oktober, kapal penangkap ikan Rusia terlihat oleh Penjaga Perbatasan mengurangi kecepatan saat melakukan manuver mencurigakan di dekat pipa bawah laut milik Petrobaltic," kata Penjaga Perbatasan dalam pernyataan, merujuk pada perusahaan yang beroperasi di area tersebut dilansir Reuters, Kamis, 2 Oktober.

"Insiden ini terjadi 18 mil laut di utara Wladyslawowo. Setelah menerima peringatan radio, nakhoda berlayar menjauh dari zona infrastruktur kritis,” sambungnya.

Kedutaan Besar Rusia di Warsawa tidak segera menanggapi permintaan komentar melalui email.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Karolina Galecka mengatakan kepada wartawan kapal tersebut berada sekitar 300 meter dari pipa tersebut.

Sebelumnya, Perdana Menteri Donald Tusk menyebutkan sebuah insiden di dekat pelabuhan Szczecin—sekitar 300 km (190 mil) barat daya Wladyslawowo—dalam pertemuan puncak Eropa di Kopenhagen, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Ia mengatakan bahwa ada provokasi Rusia di Baltik "hampir setiap hari".

Tomasz Siemoniak, menteri yang bertanggung jawab atas layanan khusus, mengatakan insiden yang dirujuk Tusk berbeda dengan insiden di dekat Wladyslawowo.