JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak kekuatan dunia untuk membantu menghentikan perang Rusia di negaranya dalam pidato di Debat Umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Hari Rabu, memperingatkan tentang perlombaan senjata berbahaya yang menurutnya dipicu oleh pertempuran tersebut.
Ia menyerukan aturan global untuk mengekang penggunaan kecerdasan buatan dalam persenjataan sambil menjelaskan inovasi yang sangat pesat dalam drone yang digunakan di Ukraina.
Presiden Zelensky juga kembali menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin berusaha memperluas perangnya ke luar Ukraina.
"Menghentikan Rusia sekarang lebih murah daripada bertanya-tanya siapa yang akan menjadi yang pertama menciptakan drone sederhana yang membawa hulu ledak nuklir," ujarnya kepada 193 anggota Majelis Umum PBB, melansir Reuters 25 September.
Komentarnya muncul sehari setelah bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Perserikatan Bangsa-Bangsa, di mana Presiden Trump tampaknya mengambil sikap yang jauh lebih keras terhadap Kremlin.
Presiden Trump mengatakan pada Hari Selasa, Kyiv dapat merebut kembali semua wilayahnya yang diduduki dari Rusia dalam apa yang akan menjadi pembalikan medan perang yang luar biasa.
Selain itu, Presiden Trump juga mendukung gagasan menembak jatuh jet tempur Rusia yang melanggar wilayah udara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Presiden Zelensky mengatakan, munculnya kecerdasan buatan berarti perlombaan senjata yang sedang berlangsung adalah yang "paling merusak" dalam sejarah manusia dan menyuarakan kekecewaannya atas apa yang disebutnya sebagai kelemahan hukum dan kerja sama internasional.
Ukraina telah terjebak dalam pertempuran selama lebih dari tiga setengah tahun, sejak invasi skala penuh Rusia memicu konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.
Dukungan Barat sangat penting bagi Kyiv, tetapi masa depan bantuan tersebut masih belum pasti karena Trump menolak untuk menjatuhkan sanksi yang kuat terhadap Rusia atau memberikan bantuan militer baru selain menjual senjata.
BACA JUGA:
Presiden Trump sebelumnya telah menekankan perlunya Eropa untuk menanggung lebih banyak beban dalam mendukung Kyiv dan, terlepas dari perubahan bahasanya yang tiba-tiba minggu ini, belum ada tanda-tanda Presiden AS telah meningkatkan dukungan nyata.
Sebagai tanda bagaimana Kyiv memanfaatkan teknologi dan pengalamannya dari perang untuk memperkuat hubungan yang rapuh dengan mitra asingnya, Presiden Zelensky mengatakan Ukraina telah memutuskan untuk mulai mengekspor senjatanya kepada sekutu.
Presiden Zelensky mengatakan, era modern berarti memiliki teman yang kuat sangatlah penting, tetapi, "Jika suatu negara menginginkan perdamaian, ia tetap harus mengembangkan senjata. Ini menjijikkan – tetapi itulah kenyataannya."