JAKARTA - Presiden AS Donald Trump yakin Presiden Rusia Vladimir Putin ingin menciptakan perdamaian di Ukraina. Trump menganggap Putin tidak akan "bermain-main" pada pertemuan puncak mereka hari ini di Alaska.
"Kita akan mencari tahu di mana posisi semua orang. Dan saya akan tahu dalam dua menit, tiga menit, empat menit, atau lima menit pertama apakah kita akan mengadakan pertemuan yang baik atau buruk," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Kamis, 14 Agustus waktu setempat dilansir CNN.
"Dan jika pertemuannya buruk, itu akan berakhir dengan sangat cepat dan jika pertemuannya baik, kita akan mencapai perdamaian dalam waktu dekat," sambung Trump.
Trump telah lama mengklaim Putin tidak akan melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022 jika ia menjadi presiden. Dia mengatakan perang itu seharusnya tidak pernah terjadi.
"Jika saya bukan presiden, menurut saya, dia lebih suka mengambil alih seluruh Ukraina. Tapi saya presiden, dan dia tidak akan main-main dengan saya,” tutur Trump.
BACA JUGA:
Putin telah berupaya merebut seluruh Ukraina selama tiga setengah tahun, tetapi belum berhasil merebut lebih dari sekitar seperlima wilayahnya.
Tercatat lebih dari 1 juta korban jiwa di pihak Rusia, menurut Kementerian Pertahanan Inggris dan Pusat Studi Strategis dan Internasional yang berbasis di AS.